ResepGerak.ID Hadir, Permudah Akses Kedokteran Olahraga

AKURAT.CO Platform digital kesehatan olahraga, ResepGerak.ID, resmi diluncurkan sebagai platform resep gerak berbasis bukti ilmiah pertama di Indonesia.
Platform ini hadir untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan kedokteran olahraga yang selama ini lebih banyak tersedia di ruang konsultasi atau jurnal ilmiah berbahasa asing.
ResepGerak.ID digagas oleh dokter spesialis kedokteran olahraga, Antonius Andi Kurniawan, bersama Eminence Sports Medicine Centre.
Baca Juga: Shopee dan Kemenekraf Perluas Pelatihan Digital Lewat Program Gen Matic 2026 di Bekasi
Platform ini menyediakan berbagai informasi medis dalam Bahasa Indonesia yang praktis, mudah dipahami, dan dapat langsung diterapkan masyarakat sehari-hari.
Mulai dari panduan aktivitas fisik bagi penderita hipertensi dan diabetes, pemulihan cedera, pencegahan cedera olahraga, hingga program kebugaran untuk berbagai kelompok usia tersedia dalam satu platform digital.
Tak hanya itu, ResepGerak.ID juga menghadirkan panduan latihan untuk 12 cabang olahraga, resep gerak untuk 10 kondisi medis kronis, body map interaktif untuk 12 area tubuh, hingga video tutorial latihan yang bisa langsung dipraktikkan pengguna.
Dokter yang akrab disapa DokAndi tersebut mengatakan, platform ini lahir dari pengalamannya selama lebih dari dua dekade mendampingi atlet nasional dan masyarakat umum.
Diketahui, DokAndi pernah menjadi dokter tim kontingen Indonesia di ajang Olimpiade London 2012, Rio 2016, dan Tokyo 2020. Ia juga dipercaya sebagai Medical Director Jakarta Running Festival dan Borobudur Marathon.
“Selama bertahun-tahun, saya melihat atlet terbaik Indonesia mendapat akses ke science based training, injury prevention, dan recovery protocols,” ujar DokAndi dalam keterangannya.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang ingin hidup aktif namun tidak memiliki pemahaman yang benar mengenai cara berolahraga aman dan efektif.
“Mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran dengan keluhan fisik, lansia, hingga pelari amatir sering kali tidak pernah diajarkan cara berlatih atau mengelola cedera dengan benar,” katanya.
Baca Juga: Menkomdigi Minta Platform Digital Buka Sistem Moderasi Konten di Indonesia
Ia menegaskan, ResepGerak.ID dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan akses terhadap ilmu kedokteran olahraga tersebut.
Peluncuran platform ini juga mendapat dukungan dari Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Muh Ikhwan Zein.
Menurutnya, jumlah dokter spesialis kedokteran olahraga di Indonesia masih terbatas sehingga platform digital seperti ResepGerak.ID dapat membantu memperluas jangkauan edukasi kesehatan masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan misi PDSKO untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengetahuan gerak yang berbasis bukti ilmiah,” ujar Ikhwan.
Sementara itu, pembina Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI), Yaya Suharya, mengaku merasakan langsung manfaat pendekatan berbasis gerak yang diterapkan platform tersebut.
Di usia 97 tahun, ia mengaku tetap aktif bergerak dengan panduan yang diberikan DokAndi sehingga tetap sehat, mandiri, dan mampu mengurangi risiko jatuh.
“Platform seperti ResepGerak.ID ini penting agar lansia paham bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif,” ujarnya.
ResepGerak.ID dibangun di atas tiga pilar utama, yakni pengetahuan berbasis bukti ilmiah peer-reviewed, aksesibilitas dalam Bahasa Indonesia, serta panduan yang aplikatif dan mudah diterapkan.
DokAndi berharap ke depan ilmu kedokteran olahraga tidak lagi menjadi pengetahuan eksklusif, melainkan dapat diakses seluruh masyarakat.
“Pengetahuan tentang gerak yang aman dan efektif bukanlah hak istimewa, tetapi hak dasar setiap manusia,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








