Akurat Logo

Kenapa Jerawat Muncul Setelah Begadang? Ini Penjelasan Medisnya

Redaksi Akurat | 12 Juni 2026, 09:44 WIB
Kenapa Jerawat Muncul Setelah Begadang? Ini Penjelasan Medisnya
Jerawat

AKURAT.CO Banyak orang menyadari bahwa jerawat sering muncul setelah beberapa hari kurang tidur atau begadang.

Meski terlihat sepele, kebiasaan tidur larut malam ternyata dapat memengaruhi kondisi kulit dan meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Lalu, kenapa jerawat muncul setelah begadang? Berikut penjelasan medis yang perlu diketahui.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami, Aman, dan Minim Efek Samping

Hubungan Begadang dan Jerawat

Secara langsung, begadang tidak menyebabkan jerawat. Namun, kurang tidur dapat memicu berbagai perubahan dalam tubuh yang membuat kulit lebih rentan mengalami peradangan dan penyumbatan pori-pori.

Ketika seseorang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, tubuh mengalami stres fisik yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan kesehatan kulit secara keseluruhan.

1. Meningkatkan Hormon Kortisol

Salah satu penyebab utama jerawat setelah begadang adalah meningkatnya produksi hormon kortisol atau hormon stres.

Saat tubuh kekurangan tidur, kadar kortisol cenderung naik. Hormon ini dapat merangsang produksi minyak (sebum) berlebih pada kulit. Jika minyak bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, pori-pori dapat tersumbat dan memicu munculnya jerawat.

2. Proses Regenerasi Kulit Terganggu

Pada saat tidur, tubuh melakukan proses perbaikan dan regenerasi sel, termasuk sel kulit.

Begadang membuat proses pemulihan ini menjadi kurang optimal. Akibatnya, kulit lebih sulit memperbaiki kerusakan, mengurangi peradangan, dan menjaga keseimbangan alami yang dibutuhkan untuk tetap sehat.

3. Meningkatkan Peradangan dalam Tubuh

Kurang tidur diketahui dapat meningkatkan respons peradangan dalam tubuh. Kondisi ini dapat memperburuk jerawat yang sudah ada dan membuat kulit lebih sensitif terhadap iritasi.

Tidak heran jika setelah beberapa malam begadang, jerawat yang sebelumnya kecil bisa terlihat lebih merah dan meradang.

4. Memicu Produksi Minyak Berlebih

Keseimbangan hormon yang terganggu akibat kurang tidur dapat membuat kelenjar minyak bekerja lebih aktif.

Produksi minyak yang berlebihan meningkatkan risiko pori-pori tersumbat, terutama pada area wajah yang memang cenderung berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu.

5. Menurunkan Daya Tahan Kulit

Tidur yang cukup membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal. Sebaliknya, begadang dapat menurunkan kemampuan tubuh melawan bakteri penyebab jerawat.

Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang di pori-pori dan memicu peradangan pada kulit.

Baca Juga: Efek Kurang Tidur: Kulit Ikut Tersiksa, Timbul Kerutan hingga Jerawat

Cara Mencegah Jerawat Akibat Begadang

Jika aktivitas mengharuskan Anda tidur larut malam sesekali, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan kulit:

  • Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam.

  • Bersihkan wajah sebelum tidur.

  • Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Kurangi konsumsi makanan tinggi gula dan makanan berminyak.

  • Kelola stres dengan baik melalui olahraga atau relaksasi.

Jerawat yang muncul setelah begadang umumnya disebabkan oleh peningkatan hormon stres, produksi minyak berlebih, gangguan regenerasi kulit, dan meningkatnya peradangan dalam tubuh.

Meskipun begadang bukan penyebab langsung jerawat, kebiasaan ini dapat memperburuk kondisi kulit dan memicu timbulnya jerawat pada sebagian orang.

Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu cara sederhana namun efektif untuk membantu menjaga kulit tetap sehat dan bebas jerawat.

Dinda Nur Syafitri (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R