Akurat Logo

Sering Kedinginan Meski Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Redaksi Akurat | 13 Juni 2026, 00:00 WIB
Sering Kedinginan Meski Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi kedinginan di saat cuaca panas.

AKURAT.CO Meski suhu udara sedang panas, sebagian orang justru sering merasakan tubuh dingin.

Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan dalam beberapa kasus bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu.

Tubuh yang terasa dingin saat cuaca panas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah sirkulasi darah hingga gangguan hormon.

Salah satu penyebab yang umum adalah sirkulasi darah yang kurang lancar.

Kondisi ini membuat distribusi panas ke seluruh tubuh tidak optimal sehingga seseorang lebih mudah merasa dingin.

Selain itu, kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur suhu.

Akibatnya, tubuh bisa terasa lebih dingin meski lingkungan sekitar sedang panas.

Penyebab lainnya adalah hipotiroidisme, yaitu kondisi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon dalam jumlah yang cukup.

Gangguan ini dapat memperlambat metabolisme tubuh dan membuat penderitanya lebih sensitif terhadap suhu dingin.

Baca Juga: Di Hadapan Ratusan Mahasiswa, Dirjen Pemasyarakatan Ungkap Transformasi Besar Sistem Lapas Indonesia

Faktor psikologis seperti stres dan kelelahan juga dapat memengaruhi respons tubuh.

Saat mengalami stres atau kelelahan berlebihan, tubuh melepaskan hormon tertentu yang dapat menimbulkan sensasi dingin.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

  • Rutin berolahraga guna meningkatkan sirkulasi darah.

  • Mengenakan pakaian yang nyaman dan sesuai kondisi cuaca.

  • Mengelola stres dengan beristirahat cukup dan melakukan aktivitas yang menyenangkan.

Apabila tubuh sering terasa dingin secara terus-menerus atau disertai gejala lain seperti lemas, pusing, atau penurunan berat badan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Integritas Jadi Kunci Pelayanan Publik dan Pencegahan Korupsi di Daerah

Laporan: Marta Anunciata Wea/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.