Wapres Apresiasi Progres BAZNAS dalam Pembangunan Huntap dan Huntara di Gunung Semeru

AKURAT.CO Pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru, di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/6/2022) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendapat apresiasi dari Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin.
Menurut Wapres, upaya yang dilakukan BAZNAS merupakan buah dari kerja keras dari semua pihak dalam percepatan penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru.
"Alhamdulillah kalau begitu kita bersyukur ya," kata Wapres.
Sementara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan huntara untuk korban erupsi Gunung Semeru. Saat ini, BAZNAS telah membangun 163 huntara, yang bersumber dari 13 donatur, yakni LAZ BMSI / BSI, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Gus Miftah, PT. Jababeka, PNPM, Himpera, BAZNAS Tuban, Investree Jakarta, MKKS SMKN Jawa Tengah, PDGI, UPVNJ, KKJB Mimika, dan Dewan Asuransi Indonesia.
Pada kesempatan ini, Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA, mengatakan progres pembangunan huntara akan diselesaikan secara cepat dan tepat waktu. Hal itu bertujuan agar bisa dirasakan manfaatnya oleh penyintas bencana gunung semeru.
"Alhamdulillah, proses pembangunan terus digencarkan, bahkan sebagian besar sudah selesai proses pembangunannya 100 persen di beberapa titik lokasi. Tentu hal ini merupakan kabar baik, agar saudara-saudara kita terdampak bencana Gunung Semeru di Lumajang bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak dan memadai," jelas Noor.
Selain itu, proses pembangunan huntara ini, kata Noor, sangat terbantu berkat adanya kebaikan dari para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk membantu sesama. Karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasihnya atas bantuan dari berbagai pihak, sehingga bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya.
"Terima kasih banyak atas uluran tangan berbagai pihak yang telah membantu proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Tolong menolong sudah menjadi budaya bangsa ini, dan alhamdulillah semakin banyak yang terbantu," kata dia.
Diketahui, sejak erupsi Semeru melanda, BAZNAS menjadi salah satu yang terdepan dalam memberikan bantuan. BAZNAS sejak awal telah menerjunkan tim langsung ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi, pendirian dapur umum, dapur air, tenda pengungsian, bantuan logistik, pemberian akses kesehatan gratis, dan lainnya.
"BAZNAS juga sangat peduli dengan proses pemulihan warga terdampak, dengan membuat layanan psikososial bagi anak-anak penyintas korban erupsi Gunung Semeru. Layanan psikosoial sangat penting bagi penyintas, terutama bagi anak-anak. Pendampingan diharapkan bisa memberi semangat dan mengurangi gangguan psikis yang diterima anak-anak penyintas," jelasnya.
"Kini, selain huntara, BAZNAS juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi para penyintas bencana melalui berbagai program yang dimiliki BAZNAS. Semoga kelancara selalu menyertai kita untuk membantu sesama," tandasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



