Akurat
Pemprov Sumsel

Mengenal Wukuf di Arafah, Inti dari Ibadah Haji dan Menjadi Penentu Sah atau Tidaknya Haji

Fajar Rizky Ramadhan | 13 Juni 2024, 08:10 WIB
Mengenal Wukuf di Arafah, Inti dari Ibadah Haji dan Menjadi Penentu Sah atau Tidaknya Haji

AKURAT.CO Wukuf di Arafah adalah salah satu rukun haji yang paling utama. Wukuf sendiri berarti berhenti atau berdiam diri sejenak di padang Arafah, sebuah kawasan di luar kota Mekah, pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Kegiatan ini merupakan inti dari ibadah haji, dan tanpa melaksanakan wukuf di Arafah, ibadah haji seseorang dianggap tidak sah. Pentingnya wukuf di Arafah ditegaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW.

Dalil Hadits Nabi

Salah satu hadits yang menekankan pentingnya wukuf di Arafah adalah:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ: قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: "الْحَجُّ عَرَفَةُ".

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, dia berkata: Saya membaca hadits kepada Malik dari Abu Az-Zubair, dari Abdurrahman bin Yazid, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, 'Haji adalah (wukuf di) Arafah.’”

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Baca Juga: 25 Nama Anak Laki-laki Islam Sesuai al-Quran dan Sunah

Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menegaskan bahwa wukuf di Arafah adalah inti dari seluruh rangkaian ibadah haji. Hal ini mengindikasikan betapa pentingnya keberadaan di Arafah pada hari yang telah ditentukan.

Jika seseorang tidak sempat wukuf di Arafah, meskipun telah melakukan seluruh rangkaian ibadah haji lainnya, hajinya tidak dianggap sah.

Hikmah Wukuf di Arafah

1. Momentum Pengampunan Dosa:

Wukuf di Arafah adalah saat di mana Allah SWT menurunkan rahmat dan ampunan-Nya kepada para haji. Banyak hadits yang menyebutkan bahwa Allah SWT membanggakan hamba-hamba-Nya yang sedang wukuf kepada para malaikat.

2. Refleksi Diri:

Wukuf di Arafah adalah waktu yang tepat bagi para jamaah haji untuk merenungkan dosa-dosa yang telah mereka lakukan, memohon ampunan, dan berdoa dengan khusyuk.

3. Kesetaraan:

Semua jamaah haji, tanpa memandang status sosial, kekayaan, atau ras, berdiri bersama di Arafah mengenakan pakaian ihram yang sederhana. Ini adalah simbol kesetaraan dan persaudaraan dalam Islam.

Baca Juga: DPR Prihatin Banyak Jemaah Tanpa Visa Haji Bisa ke Makkah: Kemenag Harus Berkoordinasi secara Benar dengan Pihak Saudi!

Wukuf di Arafah merupakan puncak dari ibadah haji dan menjadi momen paling penting dalam perjalanan spiritual seorang Muslim.

Melalui wukuf, para jamaah haji diingatkan tentang pentingnya introspeksi, pengampunan, dan kesetaraan.

Sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya, “Haji adalah (wukuf di) Arafah.” Oleh karena itu, memahami dan melaksanakan wukuf dengan baik adalah kunci untuk mendapatkan haji yang mabrur.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.