Akurat
Pemprov Sumsel

Dikenal sebagai Sosok Kontroversial, Ini Sederet Latar Belakang Pendidikan Habib Bahar bin Smith

Fajar Rizky Ramadhan | 14 Juni 2024, 17:22 WIB
Dikenal sebagai Sosok Kontroversial, Ini Sederet Latar Belakang Pendidikan Habib Bahar bin Smith

AKURAT.CO Habib Bahar bin Smith merupakan salah satu tokoh ulama muda yang dikenal luas di Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai tokoh yang kontroversial.

Kharisma dan ketegasannya dalam menyampaikan dakwah telah menarik perhatian banyak orang, baik pendukung maupun kritikusnya.

Di balik figur yang kontroversial ini, ada latar belakang pendidikan yang mendalam dan beragam yang membentuk karakternya saat ini.

Awal Pendidikan di Tanah Air

Habib Bahar bin Smith lahir di Manado pada 23 Juli 1985. Sejak kecil, ia sudah diperkenalkan dengan pendidikan agama oleh keluarganya. Lingkungan keluarga yang religius dan pendidikan dasar yang didapat dari orang tuanya menjadi pondasi awal dalam kehidupannya.

Baca Juga: Profil Pesantren Tajul Alawiyyin, Didirikan Habib Bahar bin Smith, Pria yang Disebut Keluarga Nabi

Pendidikan formalnya diawali di beberapa pesantren di Indonesia yang terkenal dengan kualitas pendidikannya. Di pesantren inilah, Habib Bahar mempelajari dasar-dasar ilmu agama Islam, termasuk fiqh, tauhid, dan tafsir Al-Qur'an.

Menimba Ilmu di Timur Tengah

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di pesantren dalam negeri, Habib Bahar melanjutkan pendidikannya ke Timur Tengah. Ia belajar di beberapa negara yang terkenal dengan tradisi keilmuan Islamnya, seperti Yaman dan Arab Saudi.

Di Yaman, ia berguru kepada ulama-ulama besar, khususnya dari Hadramaut, yang merupakan salah satu pusat pendidikan Islam dunia. Habib Bahar mendalami berbagai disiplin ilmu agama, termasuk hadits, tasawuf, dan bahasa Arab.

Di Arab Saudi, Habib Bahar melanjutkan pendidikannya dengan fokus pada studi hadits dan tafsir Al-Qur'an. Pengalaman belajar di Timur Tengah ini tidak hanya memperkaya wawasan keilmuannya, tetapi juga membentuk pandangannya dalam berdakwah dan berorganisasi.

Kembali ke Indonesia dan Mengembangkan Dakwah

Setelah menyelesaikan studinya di Timur Tengah, Habib Bahar kembali ke Indonesia. Ia mulai aktif berdakwah dan mendirikan majelis-majelis taklim.

Salah satu majelis yang terkenal adalah Majelis Pembela Rasulullah (MPR) yang berbasis di Bogor. Melalui majelis ini, Habib Bahar menyampaikan ceramah-ceramahnya yang dikenal lugas dan tegas.

Selain berdakwah, Habib Bahar juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia sering terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pembelaan terhadap kaum yang dianggapnya terpinggirkan. Dedikasinya dalam berdakwah dan aktivitas sosial menjadikannya salah satu figur ulama yang diperhitungkan di Indonesia.

Baca Juga: Profil Habib Bahar bin Smith, Pria yang Disebut Keturunan Nabi, Viral di Sosmed karena Menantang Duel Seseorang

Kontroversi dan Tantangan

Karir dakwah Habib Bahar tidak lepas dari kontroversi. Gaya penyampaiannya yang keras dan kritis terhadap pemerintah serta berbagai isu sosial seringkali menimbulkan polemik. Ia pernah beberapa kali berurusan dengan hukum akibat ceramah-ceramahnya yang dianggap provokatif.

Namun, di balik semua kontroversi tersebut, Habib Bahar tetap konsisten dalam menyampaikan dakwahnya. Ia memiliki pengikut yang setia dan terus mendukung kegiatannya. Banyak yang melihat Habib Bahar sebagai sosok ulama yang berani dan tidak takut menyuarakan kebenaran.

Habib Bahar bin Smith adalah figur ulama yang memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, baik di dalam negeri maupun di Timur Tengah. Pengalaman dan ilmunya yang mendalam membentuk karakter dakwahnya yang tegas dan berani.

Meskipun sering kali terlibat dalam kontroversi, dedikasi dan komitmennya dalam menyampaikan dakwah dan membantu sesama menjadikannya salah satu tokoh penting dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.