Bagi umat Islam, semua bulan harus dihadapi dengan penuh optimis. Sehingga selalu menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.
Berikut ini adalah 25 kata-kata mutiara Bulan Suro dalam bahasa Jawa yang mengandung pesan-pesan islami dan kebijaksanaan:
-
"Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani." (Di depan memberi contoh, di tengah membangun semangat, di belakang memberi bantuan.)
-
"Sira pesare dewe, nanging uripe menyang liya." (Kamu bisa mengatur takdirmu sendiri, tapi hidupmu ada untuk orang lain.)
-
"Pangapuro kula, sagung mugi nora suguhake." (Tuhan, semoga saya selalu bersyukur tanpa mengeluh.)
-
"Laku tan kena prasetya, dudu wong dudu mantu." (Perbuatan tanpa dasar, bukan manusia bukan setan.)
-
"Urip iku urup-urup, amung mulya-mulya." (Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan kemuliaan.)
-
"Urip iki kudu sabar, mung mboten kadaan." (Hidup ini harus sabar, tidak boleh putus asa.)
-
"Ana uwong saka sedasa nyanding mung dewe dewe." (Ada orang dari sepuluh, hanya dirimu sendiri.)
-
"Urip nanging papaneng kabudayan, roh katama tata krama." (Hidup hanyalah aturan adat, roh kata etika.)
-
"Dhawuh gusti, amung sami kumpul." (Perintah Tuhan, semuanya berkumpul.)
-
"Wani bade nglakoni dhawuh, laksana sawijining sagunging ati." (Berani melaksanakan perintah, seperti satu hati.)
-
"Urip kuwi mung kita omongake, sugih nalika bisa nindakake." (Hidup itu hanya kita bicarakan, kaya saat bisa dilakukan.)
-
"Luhur budaya, pati krama." (Budaya tinggi, mati hormat.)
-
"Pangrasa ati iku pangan sejati." (Perasaan hati itu adalah makanan sejati.)
-
"Urip kuwi mung donya rumangsa, mung wus kahanan." (Hidup itu hanya perasaan dunia, hanya selesai.)
-
**"Sira iso nglakoni kabudayan, sakniki sampeyan pribadi." (Andalah yang akan terus melaksanakan budaya Anda sendiri, terus lakukan itu)
Itulah kata-kata mutiara Bulan Suro dalam bahasa Jawa yang mengandung pesan-pesan islami dan kebijaksanaan.
Semoga memberikan manfaat bagi Anda sekalian untuk terus menjadi pribadi yang terus baik di masa depan. Amin.