AKURAT.CO Rebo Wekasan, juga dikenal sebagai Rebo Pungkasan, adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriyah.
Tradisi ini dipandang sebagai waktu yang penuh makna oleh sebagian umat Islam di Indonesia, karena diyakini sebagai hari di mana Allah SWT menurunkan banyak musibah dan bala bencana.
Untuk menangkal segala bentuk keburukan yang mungkin datang, terdapat beberapa amalan yang biasa dilakukan. Berikut adalah lima di antaranya:
1. Shalat Sunnah Rebo Wekasan
Amalan utama yang dilakukan pada hari Rebo Wekasan adalah melaksanakan shalat sunnah. Shalat ini biasanya dilakukan sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam.
Setiap rakaat diawali dengan niat khusus untuk memohon perlindungan dari segala bencana.
Setelah selesai shalat, dianjurkan untuk berdoa memohon keselamatan dan perlindungan dari marabahaya.
Baca Juga: Niat dan Tata Cara Sholat Rebo Wekasan untuk Tolak Celaka dan Musibah
2. Membaca Surat Yasin
Membaca surat Yasin pada hari Rebo Wekasan dianggap sebagai cara efektif untuk menolak bala. Surat Yasin, yang dikenal sebagai "jantung" Al-Qur'an, dibaca dengan harapan Allah SWT melindungi umat-Nya dari segala bentuk musibah dan malapetaka yang mungkin terjadi.
Beberapa orang bahkan mengulang pembacaan surat ini sebanyak tiga kali untuk memperkuat permohonan perlindungan.
3. Membaca Doa Tolak Bala
Doa tolak bala adalah salah satu doa yang sering dibaca pada hari Rebo Wekasan. Doa ini merupakan permohonan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala bentuk bencana, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Beberapa versi doa ini telah diajarkan turun-temurun dan dianggap memiliki kekuatan spiritual yang besar.
4. Sedekah dan Berbagi kepada Sesama
Sedekah atau memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada Rebo Wekasan.
Sedekah diyakini dapat menghapus dosa dan menjadi benteng dari bencana. Dengan berbagi kepada sesama, kita menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan dan memohon perlindungan dari segala keburukan.
Baca Juga: Rebo Wekasan 2024 Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Tradisinya
5. Mandi dan Membersihkan Diri
Sebagian masyarakat juga melaksanakan amalan mandi pada hari Rebo Wekasan. Mandi ini dilakukan dengan niat membersihkan diri dari segala bentuk dosa dan menghindari bencana yang mungkin datang.
Air yang digunakan sering kali berasal dari sumber mata air yang dianggap memiliki kekuatan spiritual, atau air yang telah diberi doa khusus.
Itulah lima amalan yang biasanya dilakukan pada hari Rebo Wekasan untuk menolak bala. Meskipun tidak semua umat Islam melaksanakan tradisi ini, bagi sebagian orang, Rebo Wekasan adalah hari yang penuh makna dan merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan harapan mendapatkan perlindungan dari segala marabahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








