Hukum Memberikan Ucapan Selamat Hari Ibu, Apakah Sejalan dengan Ajaran Islam?

AKURAT.CO Hari Ibu diperingati di berbagai negara sebagai bentuk penghormatan kepada jasa dan pengorbanan seorang ibu.
Namun, bagaimana pandangan Islam mengenai tradisi memberikan ucapan selamat atau perayaan Hari Ibu? Apakah ini sejalan dengan ajaran Islam, ataukah merupakan sesuatu yang harus dihindari?
Islam menempatkan ibu pada posisi yang sangat mulia. Dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu, karena besarnya peran dan pengorbanan mereka. Allah berfirman:
وَوَصَّيْنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ إِحۡسَٰنًاۖ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ كُرۡهٗا وَوَضَعَتۡهُ كُرۡهٗاۖ وَحَمۡلُهُۥ وَفِصَٰلُهُۥ ثَلَٰثُونَ شَهۡرًاۚ
"Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun..." (QS. Al-Ahqaf: 15).
Dalil ini menunjukkan betapa Islam sangat menekankan penghormatan kepada ibu. Rasulullah ﷺ juga menegaskan hal ini dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ
"Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya, 'Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku berbuat baik kepadanya?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab, 'Ayahmu.'" (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Doa Saat Liburan Natal dan Tahun Baru
Namun, perayaan Hari Ibu sebagai tradisi modern tidak dikenal pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat. Oleh karena itu, muncul perdebatan di kalangan ulama mengenai hukum merayakannya.
Sebagian ulama menganggap perayaan ini sebagai sesuatu yang tidak perlu, karena Islam sudah mengajarkan untuk berbakti kepada ibu setiap saat, bukan hanya pada satu hari tertentu.
Di sisi lain, ada ulama yang memandang bahwa memberikan ucapan selamat atau hadiah pada Hari Ibu, selama tidak melibatkan hal-hal yang bertentangan dengan syariat, adalah bagian dari bentuk penghormatan yang dianjurkan. Hal ini sejalan dengan kaidah fikih:
الأصل في الأشياء الإباحة حتى يدل الدليل على التحريم
"Hukum asal segala sesuatu adalah mubah (dibolehkan) sampai ada dalil yang menunjukkan keharamannya."
Dengan demikian, hukum memberikan ucapan selamat pada Hari Ibu bergantung pada niat dan cara pelaksanaannya.
Jika dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada ibu tanpa melanggar syariat, maka tidak ada larangan dalam Islam.
Namun, penting untuk diingat bahwa berbakti kepada ibu bukanlah sesuatu yang terbatas pada satu hari, melainkan kewajiban yang harus dilakukan sepanjang waktu.
Baca Juga: 15 Link Download Twibbon Hari Ibu 2024, Ada Berbagai Desain Unik dan Gratis!
Semoga Allah memberikan kita taufik untuk senantiasa menghormati dan berbuat baik kepada ibu kita, baik melalui ucapan, tindakan, maupun doa. Wallahu a’lam bish-shawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






