Ustaz M. Ridwan Zainul Ashfiya’: Ramadan, Momentum Meningkatkan Kesabaran dan Kualitas Diri

AKURAT.CO Ramadan menjadi bulan yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Dalam program Kultum Ramadhan Akurat.co yang tayang Minggu (9/3/2025) di akun YouTube Akurat.co, Ustaz M. Ridwan Zainul Ashfiya’, CDAI, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum emas untuk meningkatkan kesabaran dan memperkokoh kualitas diri.
“Bulan Ramadan merupakan Syahru Umati, bulannya umat Nabi Muhammad SAW,” ujar Ustaz Ridwan dalam kultumnya.
Pernyataan ini, lanjutnya, sejalan dengan pandangan Imam Ibnu Rajab Al-Hambali yang menyebutkan bahwa puasa adalah separuh dari kesabaran.
Menurut Ustaz Ridwan, Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih hati agar lebih sabar dan kuat dalam menjalani hidup serta menaati perintah Allah SWT.
“Dari sisi bahasa, sabar berarti Al-Habbsu, yaitu menahan dan mencegah gejolak nafsu dari perbuatan yang dilarang Allah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa para ulama memaknai sabar dengan tiga arti: ketinggian, kekokohan, dan keteguhan layaknya batu yang keras. “Ketika seorang mukmin memiliki hati yang sabar, Allah akan mengokohkan hatinya dan memberikan pahala tanpa batas, sebagaimana firman Allah dalam Surah Az-Zumar ayat 10,” kata Ustaz Ridwan.
Baca Juga: Contoh 50 Tema Kultum Ramadhan Hari ke-9, Cocok untuk Disampaikan di Masjid dan Musholla
Dalam ceramah yang didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Jamkrindo ini, Ustaz Ridwan juga mengutip pendapat ulama tentang tiga jenis kesabaran: sabar dalam menjauhi maksiat, sabar dalam menjalankan perintah Allah, dan sabar dalam menghadapi musibah.
“Orang yang sabar akan mendapatkan peluang besar untuk menduduki posisi mulia di sisi Allah,” tuturnya.
Karena itu, ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai kesempatan meningkatkan keimanan, ilmu, dan amal saleh.
Program Kultum Ramadhan Akurat.co akan tayang setiap hari selama Ramadan pukul 17.00 WIB di akun YouTube Akurat.co.
Program ini menjadi wadah bagi para dai muda, seperti Ustaz Ridwan, untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual dan memperkaya pemahaman agama di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








