Mengenal Sosok Romo KH M Nawawi Umar, Kiai Wara' Pengasuh Ponpes Kempek yang Wafat Hari Ini

AKURAT.CO Kabar duka menyelimuti dunia pesantren dan masyarakat Cirebon. KH. Muhammad Nawawi Umar, pengasuh Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, dikabarkan wafat hari ini, Minggu (13/4/2025) di Bekasi, Jawa Barat.
Kabar duka itu tersebar melalui pesan WhatsApp Group Alumni Ponpes Khas Kempek Cirebon, PC Ikhwan Khas Brebes. "Innalilahi wa innailaihi rojiun KH NAWAWI KEMPEK suami Yu Afah wafat di Bekasi kena serangan jantung," demikian bunyi pesan tersebut.
Sosok ulama yang dikenal khusyuk, wara’, dan penuh kasih dalam mendidik santri ini telah kembali ke haribaan Ilahi, meninggalkan warisan keilmuan dan keteladanan yang tak ternilai.
Mengenal Sosok KH Nawawi Umar
KH Nawawi Umar atau akrab disapa Kang Ém adalah satu-satunya putra dari KH Umar Sholeh, ulama besar dan pendiri Pesantren Kempek. Semasa kecil, Kang Ém dididik langsung oleh ayahandanya, KH Umar Soleh. Ia pernah mencoba merantau untuk nyantri di Jawa Timur, namun kecintaan keluarga membawanya kembali ke pangkuan sang ayah.
Baca Juga: Dua Putra KH Aqil Siroj Pendiri Ponpes KHAS Kempek Cirebon Jabat Pengurus PBNU 2022-2027
Sejak itu, ia sepenuhnya menimba ilmu dari KH Umar Sholeh, bahkan tak sekali pun pengajian dimulai tanpa kehadiran putra semata wayang itu. Ketekunannya dalam menimba ilmu sejak usia muda membuatnya dipercaya untuk mulai mengajar di pesantren pada usia 25 tahun.
Secara bertahap, beliau mengambil alih seluruh pengajian kitab wajib di pesantren, mulai dari Al-Qur’an, Shorof Kempek, Fathul Qorib, hingga Fathul Wahab. Tahun 1994 menjadi tonggak penting ketika beliau secara resmi mulai memimpin pengajian-pengajian utama menggantikan ayahanda yang uzur.
Tak hanya dalam aspek keilmuan, Kang Ém juga dikenal sebagai pribadi yang wars', rendah hati, tegas, sabar, dan ikhlas. Ia hampir tak pernah menyebut kata "saya", melainkan selalu mengutip sang ayah sebagai sumber otoritas. Kesederhanaannya bukan hanya ajaran, tetapi juga praktik hidup yang nyata—menjadi teladan langsung bagi ribuan santrinya.
Terobosan KH Nawawi Umar
Di masa kepemimpinannya, berbagai terobosan pendidikan dan pembangunan digagas dan dilaksanakan. Mulai dari pendirian Madrasah Takhossus Lit Banat (MTLB), Gedung MTs NU dan MA NU, hingga Majelis Khuffadz bagi santri penghafal Qur’an.
Semua ini merupakan wujud nyata dari tekad beliau untuk melanjutkan cita-cita sang ayah dalam membangun generasi santri yang kuat iman, ilmu, dan akhlaknya.
Beliau menikah dengan Nyai Hj. Afwah Mumtazzah, seorang akademisi lulusan IAIN Sunan Kalijaga, dan dikaruniai dua putra: Aufa Najda Nawafy (Nada) dan Sholah Mafaza Muhammad (Ezza). Kehangatan rumah tangganya menjadi cerminan harmoni antara ilmu, cinta, dan pelayanan kepada umat.
Wafatnya KH Nawawi Umar menjadi kehilangan besar bagi umat Islam Indonesia, khususnya warga Nahdliyin dan santri Kempek. Namun, jejak-jejak perjuangan beliau dalam membina generasi Qur'ani akan tetap abadi.
Doa-doa para santri dan pecinta ilmu akan terus mengiringi kepergian beliau, mengantar ruhnya menuju surga yang dijanjikan bagi para pewaris Nabi.
Semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik, dan kita semua diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam memuliakan ilmu dan menyebarkan cahaya Islam. Amin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






