Akurat
Pemprov Sumsel

Kronologi Tembok Kolam Roboh di Ponpes Gontor 5 Magelang, 24 Santri Jadi Korban

Fajar Rizky Ramadhan | 27 April 2025, 09:57 WIB
Kronologi Tembok Kolam Roboh di Ponpes Gontor 5 Magelang, 24 Santri Jadi Korban

 

AKURAT.CO Sebuah insiden tragis terjadi di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 5, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (25/4/2025) pagi.

Sebanyak 24 santri menjadi korban dalam peristiwa robohnya tembok kolam penampungan air akibat tanah longsor.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB, saat para santri tengah berada di kamar mandi untuk bersiap menunaikan salat.

Secara tiba-tiba, tebing di belakang kompleks pondok longsor dan menghantam tembok kolam, menyebabkan bangunan tersebut roboh dan menimpa area kamar mandi.

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan para relawan segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Proses pencarian korban berlangsung di tengah medan berat dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Baca Juga: Empat Santri Gontor Magelang Jadi Korban Ambruknya Tembok Kolam, Berikut Identitasnya

Dalam video yang beredar, terlihat para petugas bekerja keras membersihkan reruntuhan untuk menemukan para santri yang tertimbun.

Guru senior Pondok Gontor 5, Muhib Huda Muhammadi, menjelaskan, “Saat itu para santri sedang mandi bersiap ke masjid. Longsor datang tiba-tiba dan menimpa tembok kolam yang langsung roboh ke arah kamar mandi."

Muhib juga menyampaikan bahwa dari 24 santri, sebanyak 20 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan luka-luka dan telah dilarikan ke RSUD Merah Putih Magelang untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara empat santri lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Dukung Pendidikan Pesantren, Pramono Lepas 1.024 Santri ke Pondok Modern Gontor

Pihak pondok pesantren mengungkapkan keprihatinan mendalam atas musibah ini dan memohon doa dari semua pihak.

"Kami berharap seluruh korban segera ditemukan dan diberi kesembuhan," kata Muhib.

Diketahui, proses evakuasi pun berlangsung dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian masih labil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.