Arab Saudi Wacanakan Penghapusan Kuota Haji, Infrastruktur Mina Akan Dibangun 8 Lantai

AKURAT.CO Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi berencana menghapus sistem kuota haji di masa depan.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan pendekatan bisnis yang kini diambil kerajaan dalam pengelolaan ibadah haji.
“Saudi Arabia sekarang lebih business oriented. Mereka melibatkan konsultan internasional dari Amerika untuk memaksimalkan potensi geografis dan ekonomi haji,” ujar Nasaruddin dalam acara peluncuran State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Dugaan Korupsi Haji 2025 Dilaporkan ke KPK, Nasaruddin Umar: Enggak Ada Masalah
Ia menjelaskan, rencana penghapusan kuota akan diiringi percepatan pembangunan infrastruktur haji, terutama di Mina—lokasi yang selama ini kerap menjadi titik kemacetan jemaah. “Kemungkinannya musim haji mendatang tidak akan dibatasi lagi,” tegasnya.
Proyek perombakan di Mina mencakup pembangunan struktur delapan lantai pengganti tenda, penambahan jalan layang, dan peningkatan fasilitas Jamarat hingga lima lantai.
Pemerintah Arab Saudi juga akan memperluas area Masjidil Haram, memotong gunung di sekitar Ka'bah hingga kawasan Jabal Omar, serta memperpanjang lintasan Sa’i Shafa-Marwah.
Baca Juga: Wafatnya 'Sleeping Prince' Arab Saudi Pangeran Al-Waleed bin Khaled, Pernah Alami 2 Keajaiban
“Dengan perbaikan ini, daftar tunggu haji bisa diperpendek karena kapasitas jemaah akan bertambah signifikan,” kata Nasaruddin.
Sebagai catatan, pada 2024 Indonesia mendapatkan kuota haji tertinggi sepanjang sejarah, yakni 241 ribu jemaah. Tahun ini, kuota berkurang menjadi 221 ribu, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










