80 Tahun RI Merdeka, Begini Peta Agama dan Jumlah Penganutnya di Indonesia

AKURAT.CO Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan dengan wajah keberagaman yang tetap menjadi kekuatan bangsa. Sejak awal berdiri, negeri ini dikenal sebagai rumah bagi berbagai keyakinan.
Pemerintah pun secara resmi mengakui enam agama, yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, meski di luar itu masih terdapat kepercayaan dan agama leluhur yang hidup di tengah masyarakat.
Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) RI tahun 2023, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, disusul Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Dengan jumlah penduduk sekitar 281,6 juta jiwa pada 2024, peta keberagamaan ini menjadi salah satu potret nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca Juga: Doa untuk Indonesia di Momen Kemerdekaan, agar Dijauhkan dari Korupsi
1. Islam
Islam tetap menjadi agama mayoritas dengan lebih dari 87% penduduk Indonesia memeluk keyakinan ini. Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah Muslim terbanyak, yakni sekitar 48,58 juta jiwa.
2. Protestan
Kristen Protestan berkembang sejak abad ke-16 dan kini banyak dianut di kawasan timur Indonesia. Data Kemenag menunjukkan, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan penganut Protestan terbanyak, sekitar 4,1 juta jiwa.
3. Katolik
Masuk melalui Portugis sejak abad ke-16, Katolik memiliki basis kuat hingga kini, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi ini tercatat sebagai yang terbanyak penganut Katolik, sekitar 3 juta jiwa.
4. Hindu
Agama Hindu yang berakar dari peradaban Nusantara kuno masih tumbuh kuat, terutama di Bali. Kemenag mencatat jumlah penganut Hindu di Bali mencapai 3,76 juta jiwa.
5. Buddha
Buddha masuk ke Indonesia sejak era kerajaan Sriwijaya hingga Majapahit. Saat ini, umat Buddha umumnya berasal dari etnis Tionghoa dan sejumlah komunitas lain.
6. Khonghucu
Agama yang bersumber dari ajaran Nabi Kongzi ini dianut sebagian masyarakat Tionghoa Indonesia. Data Kemenag menunjukkan, provinsi dengan penganut terbanyak adalah Bangka Belitung, yakni 29.910 jiwa.
Keberagaman ini tidak hanya mencerminkan wajah Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi modal sosial untuk menjaga persatuan.
Di momen HUT ke-80 RI, keberagaman agama kembali diingatkan sebagai fondasi penting dalam membangun bangsa yang damai, adil, dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





