Prabowo Dukung Solusi Dua Negara Palestina-Israel: Sama dengan Pesan QS. Al-Anfal: 61

AKURAT.CO Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar adil bagi konflik Palestina-Israel.
Dukungan ini bukan sekadar sikap politik, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai Al-Qur’an yang menekankan perdamaian jika pihak lawan menunjukkan keinginan untuk berdamai.
Al-Qur’an dalam Surah Al-Anfal ayat 61 menyatakan:
﴿ وَإِن جَنَحُوا۟ لِلسَّلْمِ فَٱجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ ﴾
“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Anfal: 61)
Ayat ini menjadi dasar normatif bahwa Islam tidak hanya berbicara tentang perlawanan terhadap kezaliman, tetapi juga membuka pintu perdamaian ketika ada peluang untuk mengakhirinya secara adil.
Baca Juga: PDIP Apresiasi Pidato Prabowo di PBB: Senapas dengan Perjuangan Bung Karno
Dengan demikian, posisi Indonesia yang mendukung solusi dua negara sejalan dengan prinsip Qur’ani: perdamaian harus diupayakan jika dapat mengakhiri pertumpahan darah dan memberi ruang bagi keadilan.
Namun, ayat ini tidak menafikan kewaspadaan. Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa umat Islam boleh menerima tawaran damai, tetapi tetap harus berhati-hati agar tidak tertipu oleh tipu daya musuh.
Artinya, solusi damai hanya sah jika benar-benar menghadirkan keadilan dan menghormati hak bangsa Palestina atas tanah airnya.
Prabowo, dengan sikap tegas menolak genosida namun membuka diri pada diplomasi damai, sedang menegaskan bahwa Indonesia berdiri di jalur moderat: berpihak pada kemanusiaan, menolak penjajahan, sekaligus membuka jalan rekonsiliasi yang bermartabat.
Dengan demikian, dukungan terhadap solusi dua negara tidak hanya selaras dengan konsensus internasional, tetapi juga mencerminkan pesan QS. Al-Anfal: 61: perdamaian adalah tujuan mulia, selama tidak mengorbankan keadilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








