Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Ditetapkan? Ini Jawaban KPK

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan masih terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji.
Lembaga antirasuah itu belum memastikan kapan penetapan tersangka diumumkan ke publik.
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan terkait aliran dana serta keterlibatan sejumlah pihak.
“Kami tidak ingin terburu-buru. Prinsipnya KPK bekerja berdasarkan kecukupan alat bukti,” kata Ali di Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Ali menegaskan, proses hukum dalam kasus ini tetap berjalan. Namun, penetapan tersangka harus sesuai prosedur agar tidak menimbulkan celah hukum.
Baca Juga: PBNU Desak KPK Bongkar Peran Khalid Basalamah dalam Skandal Kuota Haji Rp 1 Triliun
“Masyarakat mohon bersabar, karena penyidik sedang mendalami berbagai keterangan saksi,” ujarnya.
Kasus kuota haji ini mencuat setelah adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam distribusi tambahan kuota jemaah Indonesia. Sejumlah pejabat dan pihak swasta telah diperiksa sebagai saksi.
KPK berkomitmen mengusut kasus ini hingga tuntas demi menjaga integritas penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan jutaan jemaah setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









