Menhaj Irfan Yusuf Tegaskan Komitmen Penyelenggaraan Haji Bebas KKN

AKURAT.CO Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam menjamin penyelenggaraan ibadah haji yang bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Hal ini disampaikan Irfan Yusuf saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (3/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gus Irfan—sapaan akrabnya—disambut langsung oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto beserta jajaran pimpinan.
“Koordinasi dan kerja sama Kemenhaj sejak awal dengan KPK sangat dibutuhkan untuk memberikan langkah preventif dan menjamin penyelenggaraan haji terbebas dari praktik KKN maupun penyalahgunaan wewenang, serta memberikan akuntabilitas bagi jemaah haji,” ujar Irfan Yusuf.
Baca Juga: Cak Imin Angkat Santri Korban Ambruknya Mushala Al-Khoziny Jadi Anak Angkat
Ia menjelaskan, penyelenggaraan ibadah haji merupakan perhelatan terbesar dunia yang melibatkan jutaan orang dari berbagai negara. Untuk itu, dibutuhkan banyak layanan yang harus diselenggarakan sesuai aturan, efektif, dan akuntabel guna menghindari potensi penyalahgunaan.
“Dibutuhkan layanan yang menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan jemaah. Semua harus dilaksanakan dengan kecermatan dan penuh integritas,” tegas cucu pendiri NU, KH Hasyim Asyari, tersebut.
Gus Irfan juga mengungkapkan bahwa nilai pengadaan barang dan jasa untuk pelayanan haji cukup besar, dengan asumsi tahun lalu mencapai lebih dari Rp17 triliun. Menurutnya, angka tersebut menuntut pengelolaan yang hati-hati dan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Transparansi Jadi Senjata Utama KPK Awasi Layanan Haji 2026
“Selain menjalin kerja sama dengan KPK, di Kemenhaj sendiri terdapat mantan pegawai KPK, Kejaksaan, hingga TNI/Polri yang siap mengawal proses penyelenggaraan ibadah haji yang bebas KKN,” tutup Gus Irfan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









