Pelunasan Biaya Haji Mulai November 2025, Mulai Tanggal Berapa?

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan pelunasan biaya haji tahun 2026 dapat dimulai sebelum Desember 2025. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan, menyebut pembahasan akhir mengenai hal ini akan dilakukan bersama DPR melalui Panitia Kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Panja BPIH).
“Kita akan bicara dengan DPR Panja BPIH, nanti disepakati keluar kepres (keputusan presiden). Mudah-mudahan sebelum Desember sudah bisa lunasi,” ujar Gus Irfan usai menghadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Ia menjelaskan, rapat bersama Panja BPIH dijadwalkan sekitar 20 Oktober 2025, namun jadwal pastinya masih menunggu agenda resmi dari DPR. “Panja mungkin ya sekitar 20 Oktoberan ini. Tapi tergantung jadwal dari DPR,” katanya.
Baca Juga: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta: Ini Rincian dan Alasannya
Begitu keputusan resmi diterbitkan, proses pelunasan akan segera dimulai. Gus Irfan mengimbau calon jemaah haji agar mulai menyiapkan dana sejak dini agar tidak kesulitan saat waktu pelunasan tiba. “Dimulai pelunasannya (sebelum Desember). Itu harus sekarang persiapannya, jangan sampai mepet,” tegasnya.
Menurutnya, percepatan jadwal pelunasan dimaksudkan agar seluruh tahapan persiapan ibadah haji berjalan lebih matang, termasuk urusan logistik dan akomodasi di Tanah Suci.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Irfan juga menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan haji 2026 telah mencapai sekitar 25 persen.
“Insyaallah, kita sudah tahap kira-kira 25 persen dari langkah-langkah yang sudah kita laksanakan. Kita sudah mengambil tempat di Arafah-Mina, sudah membayar sebagian uang muka untuk Arafah-Mina. Dan kita juga sudah pilih dua syarikah,” ujarnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap Kuota Haji 2026 Per Provinsi: Jawa Timur Paling Banyak!
Dua perusahaan penyedia layanan jemaah yang dipilih pemerintah adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest, yang sebelumnya juga terlibat dalam penyelenggaraan haji Indonesia tahun-tahun sebelumnya.
Dengan langkah ini, Kementerian Haji dan Umrah optimistis bahwa penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan berlangsung lebih efisien dan tertata, baik dari sisi pelayanan maupun kenyamanan jemaah di Tanah Suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









