Arab Saudi Umumkan Rencana Operasional Haji 1447 H/2026, Semua Serba Digital

AKURAT.CO Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan rencana operasional besar-besaran untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Kebijakan ini disebut sebagai langkah menuju “era baru haji modern” dengan seluruh layanan yang semakin digital, efisien, dan berfokus pada pengalaman spiritual jamaah.
Dilansir dari Al Arabiya, Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan lebih dari 5.000 unit hunian di Makkah serta 600 tenda tambahan di Mina dan Arafah untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.
Program ini menjadi bagian dari strategi transformasi tiga poros: digitalisasi sistem haji, integrasi kelembagaan lintas sektor, dan efisiensi operasional lapangan.
Dalam keterangan resminya, kementerian menyebut telah menyusun 15 program besar dan 60 jalur pelaksanaan yang mencakup seluruh tahapan ibadah haji — mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemulangan jamaah. Setiap titik layanan akan diawasi secara terintegrasi untuk memastikan ketertiban dan keamanan seluruh rangkaian perjalanan.
Baca Juga: Jemaah Haji 2026 Mulai Berangkat 22 April, Wukuf di Arafah 26 Mei
Kunci dari transformasi ini adalah platform Nusuk, aplikasi resmi haji dan umrah yang kini diperluas fungsinya. Melalui Nusuk, jamaah dapat mengatur transportasi, akomodasi, hingga layanan logistik secara digital.
Tahun depan, aplikasi ini akan menghadirkan lebih dari 30 fitur baru, termasuk jalur khusus bagi dunia usaha dan operator penyedia layanan.
Selain itu, pemerintah Saudi juga membangun pusat kendali digital untuk memantau seluruh kegiatan haji secara real-time. Lebih dari 300 panel data akan terpasang di berbagai titik untuk mengawasi indikator kinerja dan kebutuhan logistik lapangan.
Sistem ini dikaitkan dengan unit manajemen risiko dan tanggap darurat yang memungkinkan penanganan cepat terhadap situasi tak terduga di lapangan.
Sebagai upaya memperkuat hubungan dengan pihak swasta, Kementerian Haji dan Umrah juga memperkenalkan model kerja sama baru antara pemerintah dan operator haji. Tujuannya adalah memastikan kepatuhan standar mutu sekaligus mendorong inovasi dalam pelayanan jamaah.
Kementerian menyiapkan 36 pusat “Nusuk Care” di Makkah dan Madinah untuk memberikan panduan langsung, serta lebih dari 300 titik layanan bantuan di sepanjang rute haji.
Dari sisi sumber daya manusia, sebanyak 250.000 petugas dan relawan akan dilibatkan dengan lebih dari 3.000 sesi pelatihan. Sekitar 36.000 relawan diproyeksikan aktif selama musim haji 2026.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa visi besar ini adalah menghadirkan “lompatan kualitas” dalam tata kelola ibadah haji, sejalan dengan Saudi Vision 2030.
“Kami ingin memastikan setiap jamaah mendapatkan pengalaman spiritual yang penuh makna, tanpa terbebani oleh masalah teknis dan logistik,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Al Arabiya.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Pelunasan Biaya Haji 2026 Dimulai 19 November, Haji Khusus 11 November
Dengan sistem digital terintegrasi, pengawasan berbasis data, dan pelatihan SDM besar-besaran, musim haji 1447 H/2026 M diproyeksikan menjadi yang paling modern sepanjang sejarah.
Pemerintah Saudi menegaskan bahwa seluruh perubahan ini berorientasi pada satu tujuan utama: menjadikan ibadah haji lebih tertib, nyaman, dan membawa jamaah pada pengalaman spiritual yang lebih mendalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








