Kultum Ramadhan Akurat.co 2026, Agus Budiyanto: Zakat Kelola Lembaga Ciptakan Dampak Sosial Nyata

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Forum Zakat (FOZ), Agus Budiyanto, menjadi narasumber dalam kegiatan Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 yang tayang pada Kamis (12/3/2026). Program tersebut disiarkan melalui kanal resmi Akurat.co pada pukul 17.45 WIB.
Dalam pemaparannya, Agus Budiyanto menegaskan bahwa zakat yang ditunaikan umat Islam tidak sekadar habis dibagikan, melainkan dikelola secara sistematis oleh lembaga amil untuk menciptakan dampak sosial berkelanjutan.
“Kalau orang dulu berbagi itu langsung kepada tetangga yang miskin. Itu boleh saja, selama memenuhi syarat. Tapi kalau dikerjakan sendiri-sendiri, manfaatnya ada, namun dampaknya tidak akan besar,” ujar Agus dalam tayangan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah At-Taubah ayat 60 dan 103, disebutkan adanya peran amil sebagai pihak yang mengelola zakat. Menurutnya, konteks kekinian menghadirkan lembaga-lembaga zakat sebagai representasi amil yang bertugas menghimpun dan mendistribusikan dana umat secara profesional.
Baca Juga: Kultum Ramadan Akurat.co 2026: Muhammad Jakarianto Ingatkan Bahaya Nyinyir Saat Puasa
Agus kemudian mencontohkan sejumlah program pemberdayaan berbasis zakat. Salah satunya adalah program Smart Farming yang dijalankan Inisiatif Zakat Indonesia di Tangerang, Banten. Program tersebut menghimpun petani mustahik, memberikan permodalan, pendampingan, teknologi, serta membuka akses pasar bagi hasil pertanian mereka.
Selain itu, ia juga menyinggung program Desa Tani yang digagas Dompet Dhuafa di Lembang. Program tersebut membina petani komoditas seperti baby buncis, pokcoy, sawi, tomat, cabai, hingga kubis. Para petani mendapat tambahan lahan, pelatihan, modal usaha, hingga penerapan sistem pertanian berbasis Internet of Things (IoT).
“Hasilnya disalurkan ke berbagai segmen pasar, mulai dari pasar tradisional, supermarket lokal, hingga ekspor. Ini menciptakan rantai ekonomi yang kuat. Pendapatan petani yang sebelumnya sekitar Rp1 juta per bulan bisa meningkat menjadi Rp3 sampai Rp4 juta,” jelasnya.
Menurut Agus, pengelolaan zakat melalui lembaga bukan hanya soal distribusi dana, tetapi tentang membangun ekosistem pemberdayaan. Selain sektor pertanian, program zakat juga menyentuh bidang sanitasi, kesehatan ibu hamil, pemberdayaan nelayan, pembinaan mualaf, hingga perlindungan pekerja migran.
“Ketika zakat disalurkan melalui lembaga, itu adalah bentuk gotong royong kolektif. Dampaknya jauh lebih besar dan berkelanjutan bagi para penerima manfaat,” tegasnya.
Kegiatan Kultum Ramadhan Akurat.co 2026 ini turut mendapat dukungan dari Permodalan Nasional Madani (PNM), Bank Syariah Indonesia (BSI), serta PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







