Akurat Logo

Resmi! Saudi Rilis Jadwal Operasional Haji 2027

Lufaefi | 5 Juni 2026, 06:31 WIB
Resmi! Saudi Rilis Jadwal Operasional Haji 2027
Saudi umumkan operasional haji 2027 (MCH)

AKURAT.CO Pemerintah Arab Saudi secara resmi merilis jadwal operasional penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau musim haji 2027. Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi seluruh negara pengirim jemaah haji dalam mempersiapkan layanan, mulai dari akomodasi, transportasi, penerbitan visa, hingga kedatangan jemaah ke Tanah Suci.

Kebijakan baru itu merupakan bagian dari upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas layanan haji melalui sistem yang lebih terintegrasi dan terencana. Salah satu fokus utama yang akan diterapkan pada musim haji mendatang adalah penguatan koordinasi layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi dalam satu paket layanan terpadu.

Berdasarkan jadwal yang dirilis otoritas Saudi, proses persiapan haji 2027 dimulai pada 15 Muharam 1448 H atau 30 Juni 2026. Pada tahap ini, kantor urusan haji (KUH) dari berbagai negara serta penyedia layanan swasta sudah dapat melakukan pemesanan akomodasi di Makkah dan Madinah, termasuk menentukan lokasi, jenis hotel, dan klasifikasi bintang hotel yang akan digunakan jemaah.

Baca Juga: Evaluasi Haji 2026, Dahnil Sebut Petugas Haji Daerah Beda Kualitas dengan yang Ikut Diklat

Selanjutnya, pada 1 Safar 1448 H atau 15 Juli 2026, negara-negara peserta haji diwajibkan melakukan transfer dana ke dompet elektronik Nusuk Masar serta menetapkan maskapai penerbangan dan pintu masuk udara yang akan digunakan pada operasional haji 2027.

Tahapan berikutnya berlangsung pada 15 Safar 1448 H atau 29 Juli 2026, yang mencakup konfirmasi retensi kemah, kontrak paket layanan komprehensif, dokumentasi kontrak angkutan udara, preferensi distribusi kartu Nusuk, serta penyelesaian data akomodasi jemaah.

Arab Saudi juga menetapkan 30 Safar 1448 H atau 13 Agustus 2026 sebagai batas akhir pemesanan akomodasi, konfirmasi retensi kemah, dan penambahan operator perjalanan haji.

Pada 1 Rabiul Awal 1448 H atau 14 Agustus 2026, pemerintah Saudi akan mulai menggelar rapat persiapan terkait pola pergerakan jemaah, kontrak layanan kesehatan dan media, serta proses unggah data awal jemaah haji.

Sementara itu, batas akhir pengumuman pendaftaran haji, penunjukan maskapai, kontrak layanan kesehatan dan media, serta unggah data anggota kantor urusan haji ditetapkan pada 15 Rabiul Akhir 1448 H atau 26 September 2026.

Tahapan penting lainnya berlangsung pada 28 Jumadil Awal 1448 H atau 8 November 2026, yakni penandatanganan perjanjian pengaturan urusan haji, kesepakatan pergerakan jemaah, serta penyelesaian dokumentasi kontrak maskapai penerbangan.

Adapun batas akhir transfer dana kontrak paket layanan dan penyetoran dana ke dompet elektronik Nusuk Masar ditetapkan pada 15 Rajab 1448 H atau 24 Desember 2026.

Pemerintah Saudi juga menetapkan 15 Sya'ban 1448 H atau 23 Januari 2027 sebagai batas akhir kontrak paket komprehensif melalui platform Nusuk Masar. Lima hari setelahnya, tepatnya 20 Sya'ban 1448 H atau 28 Januari 2027, seluruh negara peserta wajib menyelesaikan unggah data jemaah, pelatihan wajib, serta memulai proses penerbitan visa haji.

Batas akhir penerbitan visa haji ditetapkan pada 1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027. Pada tanggal yang sama, seluruh izin terkait membawa obat-obatan ke Arab Saudi juga harus telah selesai diproses melalui sistem Nusuk Masar.

Selanjutnya, pada 1 Zulqa'dah 1448 H atau 8 April 2027, Arab Saudi membuka masa kedatangan jemaah haji ke Tanah Suci. Pada saat yang sama, pengajuan pembatalan visa juga ditutup.

Tahapan terakhir sebelum puncak ibadah haji adalah kunjungan inspeksi kemah bersama syarikah yang dijadwalkan pada 20 Zulqa'dah 1448 H atau 27 April 2027.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi