Akurat Logo

Prabowo dalam Penutupan Munas dan Konbes NU: Kiai dan Ulama adalah Tokoh yang Dekat dengan Masyarakat

Lufaefi | 23 Juni 2026, 19:15 WIB
Prabowo dalam Penutupan Munas dan Konbes NU: Kiai dan Ulama adalah Tokoh yang Dekat dengan Masyarakat
Prabowo dalam Munas dan Konbes NU (Instagram @nuonline)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran kiai dan ulama dalam kehidupan masyarakat saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut para kiai dan ulama merupakan tokoh yang paling dekat dengan rakyat, terutama masyarakat di pedesaan. Menurutnya, kedekatan tersebut membuat para ulama memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Nahdlatul Ulama adalah organisasi para kiai dan ulama. Mereka adalah tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat, terutama masyarakat di pedesaan,” ujar Prabowo di hadapan peserta Munas dan Konbes NU.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Kericuhan dalam Munas dan Konbes NU soal Lokasi Muktamar ke-35

Presiden mengatakan para ulama tidak hanya menjadi pembimbing keagamaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam berbagai persoalan sosial. Karena itu, para kiai dinilai memiliki pemahaman yang kuat mengenai kondisi dan kebutuhan rakyat di lapisan bawah.

Prabowo menambahkan, kedekatan dengan rakyat juga dimiliki oleh aparat negara seperti tentara dan kepolisian yang berasal dari lingkungan masyarakat. Menurutnya, kesamaan tersebut menjadi modal penting dalam membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat negara.

“Karena itu ulama, pemerintah, tentara, dan kepolisian sesungguhnya memahami apa yang dirasakan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan umara (pemimpin). Ia menyampaikan hal tersebut dengan nada bercanda yang disambut tawa para peserta.

“Kalau di sini saya harus patuh kepada kiai. Tapi kalau di Istana, kiai yang harus patuh kepada saya. Itulah ulama dan umara yang bersatu untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam penutupan Munas dan Konbes NU menjadi bagian dari rangkaian agenda nasional organisasi yang berlangsung sejak 20 Juni 2026. Forum tersebut membahas berbagai isu strategis keumatan, kebangsaan, serta persiapan menuju Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Lima Lokasi Ini Berebut Jadi Tuan Rumah

Munas dan Konbes NU 2026 menghasilkan sejumlah rekomendasi penting di bidang keagamaan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Forum tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang pelaksanaan muktamar yang akan menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan NU pada periode mendatang.

Dalam penutupannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada NU yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai-nilai keislaman moderat, serta mendukung pembangunan nasional melalui peran aktif para kiai dan ulama di tengah masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi