Akurat Logo

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Nyatakan Siap Maju dan Usung Agenda Rekonsiliasi PBNU

Lufaefi | 30 Juni 2026, 05:27 WIB
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Nyatakan Siap Maju dan Usung Agenda Rekonsiliasi PBNU
Gus Salam Hadir dalam Muswil PWNU Aceh (google image)

AKURAT.CO KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh dan pengurus cabang se-Aceh di sela Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Aceh di Banda Aceh, Minggu (28/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Gus Salam menyebut langkah pencalonannya dilandasi amanat dari salah satu sesepuh NU, KH Nurul Huda Djazuli.

“Ikhtiar kami mengabdi di PBNU pada muktamar mendatang yang paling utama adalah atas perintah KH Nurul Huda Djazuli,” kata Gus Salam.

Baca Juga: Evaluasi Pidato Rais Aam PBNU, Warga Nahdliyin Soroti Akurasi Kutipan dan Kaidah Bahasa Arab

Menurutnya, amanat tersebut berangkat dari perhatian terhadap dinamika yang berkembang di internal PBNU dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, ia membawa agenda utama berupa rekonsiliasi dan penguatan kembali soliditas organisasi.

Gus Salam mengatakan terdapat dua pesan utama yang ia pegang. Pertama, membangun rekonsiliasi agar PBNU kembali bersatu dan solid. Kedua, menjaga tata kelola organisasi tetap berpijak pada nilai dan tradisi pesantren sebagai identitas Nahdlatul Ulama.

“Karena itu kami melakukan sowan kepada para sesepuh dan seluruh pemangku kepentingan di Nahdlatul Ulama. Tujuannya untuk membangun rekonsiliasi secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PWNU Aceh, Tgk Asnawi M. Amin, menegaskan hingga saat ini PWNU Aceh belum menentukan dukungan kepada kandidat mana pun dalam kontestasi Ketua Umum PBNU.

“Sampai hari ini baru Gus Salam yang datang bersilaturahmi dengan pengurus NU se-Aceh. Namun kami membuka kesempatan yang sama kepada kandidat lain untuk bertemu dan memaparkan programnya,” kata Asnawi.

Ia menambahkan keputusan dukungan akan dibahas bersama seluruh pengurus cabang di Aceh menjelang pelaksanaan Muktamar.

Baca Juga: Beberkan Skema Penurunan Harga LNG, Bahlil: Hulu hingga Hilir Kita Turunkan Cost

Dukungan terhadap Gus Salam juga datang dari mantan Ketua GP Ansor Aceh, Samsul B. Ibrahim. Ia menilai Gus Salam memiliki peluang menjadi figur pemersatu di tengah dinamika yang berkembang di lingkungan PBNU.

Silaturahmi ke Aceh menjadi bagian dari rangkaian komunikasi politik dan konsolidasi yang dilakukan menjelang Muktamar ke-35 NU yang akan menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk periode berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi