Akurat Logo

PWNU NTB Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35, Andalkan Infrastruktur dan Pengalaman

Lufaefi | 30 Juni 2026, 06:20 WIB
PWNU NTB Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35, Andalkan Infrastruktur dan Pengalaman
NTB siap jadi tuan rumah muktamar NU ke 35 (Instagram @nu)

AKURAT.CO Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-35 yang akan digelar pada 1–5 Agustus 2026.

Sekretaris Wilayah NU NTB, Lalu Daud Nurjadi, mengatakan kesiapan tersebut telah dibangun melalui konsolidasi organisasi serta dukungan berbagai pihak di daerah.

“Kami siap lahir dan batin menjadi tuan rumah Muktamar NU Ke-35. Ini bukan sekadar kebanggaan bagi daerah, tetapi bentuk khidmah kepada Nahdlatul Ulama, bangsa Indonesia, dan dunia,” kata Lalu Daud.

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Nyatakan Siap Maju dan Usung Agenda Rekonsiliasi PBNU

Menurutnya, PWNU NTB telah memperkuat koordinasi hingga tingkat Pengurus Cabang (PCNU), Majelis Wakil Cabang (MWCNU), badan otonom, dan lembaga di lingkungan NU sebagai bagian dari persiapan apabila dipercaya menjadi penyelenggara.

Selain konsolidasi internal, NTB juga menilai memiliki dukungan infrastruktur yang memadai untuk melayani peserta Muktamar. Kesiapan tersebut mencakup akses transportasi udara dan darat, fasilitas akomodasi, serta kapasitas layanan untuk peserta dari dalam maupun luar negeri, termasuk jaringan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

PWNU NTB juga menyoroti faktor historis sebagai bagian dari argumentasi pencalonan daerah tersebut. NTB pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar NU pada 1987 serta kembali menjadi lokasi agenda nasional organisasi pada 2017.

Menurut pengurus wilayah, pengalaman tersebut menjadi modal dalam penyelenggaraan forum berskala besar.

Di sisi lain, dukungan terhadap pencalonan NTB disebut terus mengalir dari pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

PWNU NTB menilai penyelenggaraan Muktamar memiliki arti strategis, termasuk dalam semangat pemerataan pelaksanaan agenda organisasi di berbagai wilayah.

Selain aspek organisasi, Muktamar juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi melalui peningkatan aktivitas sektor usaha mikro, perhotelan, transportasi, perdagangan, dan pariwisata.

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Cak Imin Bahas Masa Depan PBNU dan Relasi NU–PKB

Meski demikian, PWNU NTB menegaskan fokus utama pencalonan bukan pada aspek ekonomi, melainkan kesiapan memberikan pelayanan dan menyelenggarakan Muktamar secara profesional.

PWNU NTB menyatakan komitmennya untuk menjadi tuan rumah yang netral, inklusif, dan mendukung pelaksanaan Muktamar yang berlangsung tertib, aman, dan sesuai tradisi musyawarah Nahdlatul Ulama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi