Akurat Logo

FMNN Ingatkan Bahaya Intervensi Kekuasaan dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Lufaefi | 25 Juli 2026, 14:51 WIB
FMNN Ingatkan Bahaya Intervensi Kekuasaan dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
Logo Nahdlatul Ulama (Instagram @nuonline)

AKURAT.CO Forum Masyarakat Nahdliyin Nusantara (FMNN) mengingatkan agar pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 bebas dari intervensi kekuasaan negara. FMNN menilai independensi organisasi perlu dijaga, terutama dalam proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

FMNN menyerukan agar seluruh pihak memberikan ruang kepada warga NU untuk menentukan kepemimpinan organisasi secara mandiri melalui mekanisme muktamar. Menurut organisasi tersebut, campur tangan kekuasaan dalam proses pemilihan dapat mengganggu independensi NU dan berpotensi menggeser orientasi organisasi dari kepentingan umat dan bangsa.

Peringatan tersebut disampaikan menjelang Muktamar NU ke-35 yang akan menjadi momentum penting bagi NU dalam menentukan kepengurusan dan arah organisasi untuk periode mendatang.

Baca Juga: PBNU Beri Kebijakan Khusus untuk Peserta dari Papua di Muktamar ke-35

FMNN juga menekankan pentingnya menjaga marwah NU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Proses pemilihan Ketua Umum PBNU dinilai harus berlangsung secara demokratis, transparan, dan sesuai dengan mekanisme internal organisasi.

Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Forum tersebut akan menjadi salah satu agenda utama NU dalam menentukan kepemimpinan sekaligus arah kebijakan organisasi untuk lima tahun mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi