Kejagung Siapkan Opsi Jemput Paksa Penerima Aliran Dana Korupsi BTS

AKURAT.CO Kejaksaan Agung (Kejagung) menyiapkan opsi jemput paksa pihak-pihak yang menerima aliran dana dari proyek BTS. Dirdik Jampidsus, Kejagung, Kuntadi mengakui adanya pihak-pihak yang tidak kooperatif untuk diklarifikasi.
Kuntadi mengatakan, opsi jemput paksa harus diterapkan terhadap mereka yang tidak kooperatif. Sebab penyidik membutuhkan keterangan untuk membuat terang perkara.
“Terhadap pihak-pihak yang selama ini dipanggil tapi belum hadir, dan menurut kami keterangannya sangat signifikan, tidak menutup kemungkinan kami akan upaya paksa untuk memenuhi memberikan keterangan sebagaimana yang kami tentukan,” kata Kuntadi, di Kompleks Kejagung, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Kejagung Pastikan Menpora Dito Bakal Bersaksi Di Pengadilan
Kuntadi meyakini penyidikan yang dilakukan jajaran profesional. Monitoring terhadap penanganan perkara BTS di persidangan juga demikian.
“Bahwa hasil monitoring kami terhadap fakta yang berkembang, kami pastikan proses penyidikan tentang adanya informasi aliran dana tersebut tetap berjalan, tetap kami lakukan pengumpulan alat bukti, sehingga dinamika persidangan akan ditindaklanjuti. Termasuk dengan memeriksa beberapa pihak yang apabila dibutuhkan dan ada hal baru yang kami konfirmasikan,” beber Kuntadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








