Kejagung Siapkan Opsi Jemput Paksa Penerima Aliran Dana Korupsi BTS

AKURAT.CO Kejaksaan Agung (Kejagung) menyiapkan opsi jemput paksa pihak-pihak yang menerima aliran dana dari proyek BTS. Dirdik Jampidsus, Kejagung, Kuntadi mengakui adanya pihak-pihak yang tidak kooperatif untuk diklarifikasi.
Kuntadi mengatakan, opsi jemput paksa harus diterapkan terhadap mereka yang tidak kooperatif. Sebab penyidik membutuhkan keterangan untuk membuat terang perkara.
“Terhadap pihak-pihak yang selama ini dipanggil tapi belum hadir, dan menurut kami keterangannya sangat signifikan, tidak menutup kemungkinan kami akan upaya paksa untuk memenuhi memberikan keterangan sebagaimana yang kami tentukan,” kata Kuntadi, di Kompleks Kejagung, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Kejagung Pastikan Menpora Dito Bakal Bersaksi Di Pengadilan
Kuntadi meyakini penyidikan yang dilakukan jajaran profesional. Monitoring terhadap penanganan perkara BTS di persidangan juga demikian.
“Bahwa hasil monitoring kami terhadap fakta yang berkembang, kami pastikan proses penyidikan tentang adanya informasi aliran dana tersebut tetap berjalan, tetap kami lakukan pengumpulan alat bukti, sehingga dinamika persidangan akan ditindaklanjuti. Termasuk dengan memeriksa beberapa pihak yang apabila dibutuhkan dan ada hal baru yang kami konfirmasikan,” beber Kuntadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








