DPR: Tugas KPK Sudah Berat, Firli Sebaiknya Mundur

AKURAT.CO Ketua KPK Firli Bahuri diminta mundur dari jabatannya setelah kediaman pribadi digeledah penyidik Polri, terkait kasus pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sekalipun belum diumumkan tersangka, anggota Komisi III DPR, Benny K Harman menganggap, Firli lebih baik secara sukarela mundur agar tidak menambah beban KPK.
Benny menilai, dengan mundur dari pimpinan KPK, Firli bisa fokus menghadapi kasus yang membelitnya. Firli juga bisa meringankan tugas KPK dalam pemberantasan korupsi.
“Tugas KPK sudah sangat berat, jangan lagi dibuat tambah berat dengan kasus ini,” kata Benny, kepada Akurat.co, di Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: Eks Penyidik KPK Yakin Ada Barang Bukti Dugaan Pemerasan Yang Disembunyikan Firli Bahuri
Benny menilai, penggeledahan rumah Firli merupakan pukulan telak yang menyiratkan adanya jejak tindak pidana. Maka Firli sebaiknya mundur sukarela.
“Apabila rumahnya digeledah, maka sebaiknya untuk sementara beliau secara sukarela mengundurkan diri untuk sementara waktu, agar beliau fokus dan konsentrasi untuk mengurus kasus yang menimpanya,” kata Waketum Partai Demokrat.
Baca Juga: Kasus Pemerasan Firli Bahuri Diusut Keroyokan
Menurutnya, sifat ksatria Firli ditunggu publik menyikapi kasus pemerasan SYL. Kalau Firli tetap bertahan, maka Dewas KPK diminta bergerak untuk memberhentikan eks Kapolda Sumsel itu.
“Jika beliau tidak dengan suka rela mundur atau berhenti sementara waktu, maka dewas bisa bertindak,” ujar dia.
Polda Metro Jaya membenarkan menggeledah kediaman Firli yang berlokasi di Kertangegara 46 Kebayoran Baru, Jaksel, dan di perumahan Gardenia Villa Galaxy, Bekasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







