Lebih dari Dua Orang Dijerat KPK dalam Kasus Korupsi Kelengkapan Rumah Jabatan DPR
Oktaviani | 27 Februari 2024, 15:45 WIB

AKURAT.CO Sejumlah nama telah dijerat sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Sejauh ini terdapat lebih dari dua orang yang ditetapkan oleh lembaga antirasuah sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pada proyek kelengkapan atau furnitur rumah jabatan anggota DPR itu.
"Lebih dari dua orang tersangka," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Selasa (27/2/2024).
Dugaan korupsi ini terkait dengan proyek kelengkapan rumah jabatan anggota DPR pada tahun 2020, seperti kelengkapan kamar mandi, ruang tamu, dan lainnya.
Proyek itu diduga hanya formalitas dan melanggar sejumlah ketentuan terkait pengadaan barang dan jasa.
"Antara lain dugaan pelaksanaan dilakukan secara formalitas. Padahal melanggar beberapa ketentuan pengadaan barang dan jasa," jelas Ali.
KPK juga menduga dugaan korupsi kelengkapan rumah jabatan anggota DPR ini merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.
Lembaga antirasuah menegaskan memiliki bukti terkait dugaan rasuah dalam pengadaan kelengkapan rumah jabatan di DPR itu.
"Semua akan di buka semua alat bukti yang KPK miliki pada saatnya nanti," ujar Ali.
Dalam pengusutan kasus ini, KPK segera memanggil saksi-saksi. Lembaga antirasuah juga berpeluang memanggil Pihak Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR.
BURT merupakan kelompok yang mengurusi ihwal proyek di DPR. Termasuk, pengadaan perabotan untuk rumah jabatan yang kini diusut KPK.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Meubelair Setjen DPR Naik Penyidikan, Indra Iskandar Jadi Tersangka?
"Kalau tim penyidik membutuhkan keterangannya (pihak BURT DPR) dari siapapun terkait perkara tersebut pasti juga akan dipanggil sebagai saksi," ujar Ali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








