Jika PPP Lolos Parlemen, Pengamat: Percaya MK Putuskan secara Adil, Objektif, dan Profesional
Citra Puspitaningrum | 21 Mei 2024, 19:03 WIB

AKURAT.CO Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai ada isu politis yang tengah dihembuskan melalui sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) legislatif 20224 yang melibatkan PPP.
Dalam perkara itu, PPP gagal lolos ke Parlemen Senayan karena hanya mendulang 5.878.777 atau 3,87 persen suara. Jika Mahkamah Konstitusi memutus PPP lolos ke Parlemen harus disikapi dengan bijaksana.
"Saya rasa tidak ada unsur politis di MK. Jangan semuanya dikaitkan dengan unsur politis. Itu semua kan, hukum berjalan di MK," kata Ujang saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Ujang berpandangan, jika isu itu sengaja dihembuskan tanpa ada tanggung jawab, dikhawatirkan dapat membuat sentimen publik mencuat dan berimbas pada tingkat kepercayaan lembaga yudikatif.
Ujang mengimbau semua pihak untuk bersikap positif atas semua putusan MK demi menjaga stabilitas dan keamanan bangsa.
"Kita percaya saja ke MK, bahwa MK memutuskannya dengan adil, objektif, profesional. Sehingga putusannya bertanggung jawab bukan hanya kepada rakyat Indonesia tapi juga kepada Tuhan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







