Korban Dugaan Tindak Asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari Hadirkan Dua Komnas di Sidang Etik DKPP
Citra Puspitaningrum | 22 Mei 2024, 19:51 WIB
AKURAT.CO Korban dugaan tindak asusila oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari menghadirkan Komnas HAM dan Komnas Perempuan di sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (22/5/2024).
Pengacara korban dari LKBH FHUI, Aristo Pangaribuan, mengatakan, alasan pihaknya menghadirkan dua Komnas sekaligus yakni Komnas HAM dan Komnas perempuan tidak lain bertindak sebagai saksi ahli.
"Untuk memperkuat argumentasi, kami ajukan dua ahli dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan," kata Aristo kepada wartawan di Gedung DKPP, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2024).
Selain menghadirkan saksi ahli, pihaknya dalam sidang perdana kode etik juga membawa sejumlah bukti-bukti untuk menjelaskan dugaan tindakan asusila yang dilakukan Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari.
"Bukti-bukti kami ajukan, dalam rangka menunjukkan ada usaha dari Ketua KPU secara sistematis dengan menggunakan jabatannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Aristo menuturkan kerugian yang dialami kliennya yaitu CAT tidak lagi bekerja sebagai PPLN Den Haag, Belanda yang disebabkan Hasyim Asy'ari karena menyampaikan informasi tidak benar.
"Kami berharap DKPP dapat memeriksa dan melihat bukti-bukti yang kami ajukan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







