Saksi Pembunuhan Vina Cirebon Minta Perlindungan ke LPSK

AKURAT.CO Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkap, ada satu saksi yang meminta perlindungan, dalam kasus pembunuhan dan rudapaksa Vina dan Eki di Cirebon 2016 silam.
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas, mengungkapkan saksi tersebut bukan dari pihak keluarga Vina ataupun Eki.
"Ini saksi fakta, bukan dari kedua keluarga korban. Saksi yang tahu fakta dan kejadian," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (23/5/2024).
Baca Juga: Permudah Pemeriksaan Pegi, 7 Terpidana Pembunuhan Vina Dipindah Sementara ke Polda Jabar
Meski begitu, dia belum bisa membeberkan identitas dari saksi tersebut. Sebab, LPSK masih memeriksa lebih lanjut keterangan dari saksi.
"(Saksi) belum diberikan perlindungan oleh LPSK, masih kami telaah," ungkapnya.
Sebelumnya, LPSK menyatakan kesiapannya untuk melakukan pendampingan terhadap saksi dan korban dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon. LPSK pun telah berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Jawa Barat.
"Kami proaktif kalau ada saksi korban atau keluarga yang membutuhkan perlindungan dari LPSK kami siap, kami masih melakukan pendalaman dan penelaahan terkait kasus tersebut," kata Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas saat dihubungi wartawan, Selasa (21/5/2024) malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








