AKURAT.CO Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif Tahun 2024 pada Kamis (5/6/2024) besok.
Juru Bicara MK, Fajar Laksono, mengatakan, sebanyak 106 perkara sengketa pileg akan dibacakan oleh Hakim MK.
Putusan terbagi menjadi tiga hari pengucapan putusan yakni 6 Juni 2024 dibacakan sebanyak 37 putusan, 7 Juni 2024 sebanyak 38 putusan dan 10 Juni 2024 ada pembacaan 31 putusan.
Baca Juga: Revisi UU MK Jadi Celah untuk Memperpanjang Masa Jabatan Anwar Usman Jadi 16 Tahun
"MK akan menggelar sidang pengucapan putusan untuk 106 perkara PHPU Pileg pada 6, 7 dan 10 Juni 2024 di Ruang Sidang Pleno, Gedung I MK," kata Fajar dalam keterangan tertulis, Rabu (5/6/2024).
Pembacaan pengucapan putusan akan dimulai pukul 08.30 WIB.
Menurut Fajar, informasi detail mengenai putusam mana saja yang akan dibacakan bisa dilihat langsung melalui website resmi MK.
"Untuk informasi persidangan termasuk jadwal secara detail dapat dilihat pada laman MK," ujarnya.
MK menggelar sidang perdana PHPU sengketa pileg pada 29 April sampai 3 Mei 2024.
Baca Juga: Soal Usia Calon Kepala Daerah Boleh di Bawah 30 Tahun, Pengamat: Putusan MA Rasa MK
Sidang digelar secara paralel di tiga Ruang Sidang MK, Gedung I dan II.
Sebanyak 297 perkara telah disidangkan, namun hanya 106 perkara yang lolos dalam pembacaan putusan dismissal pada 21 Mei 2024 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






