Polisi Sudah Kantongi Hasil Visum 2 Korban Dugaan Pelecehan Rektor Universitas Pancasila

AKURAT.CO RS Polri Kramat Jati telah menyelesaikan hasil visum RZ (42) dan DF, korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan rektor nonaktif Universitas Pancasila (UP), Edie Toet Hendratno (ETH).
"Selama 105 hari, rumah sakit telah merampungkan tugas memberikan hasil tes para korban," kata kuasa hukum kedua korban, Amanda Manthovani, saat dihubungi wartawan, Jumat (7/6/2024).
Meski begitu, pihaknya belum memperoleh informasi terkait hasil visum. Padahal, hasil visum telah diserahkan kepada tim penyidik Polda Metro Jaya sekitar satu minggu lalu.
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Cara Melawan Pelecehan Seksual Perspektif Islam
"Sudah diambil Polda dari RS Polri kasus pelecehan seksual RZ dan DF. Hasil tes di penyidik Polda Metro Jaya sekarang," tuturnya.
Diketahui, ETH dilaporkan dua korban ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pegawai kampus. Namun, tak lama berselang, laporan kepada Bareskrim diambil alih oleh Polda Metro Jaya.
Hal ini dikarenakan adanya pertimbangan-pertimbangan dari Mabes Polri untuk melimpahkan. Terdapat kasus-kasus yang dapat dilakukan penyelidikan atau penyidikan oleh Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








