Ini Alasan Kusnadi Staf Hasto Laporkan Penyidik KPK ke Bareskrim Polri
Dwana Muhfaqdilla | 13 Juni 2024, 17:24 WIB

AKURAT.CO Staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi, melaporkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKBP Rossa Purbo Bekti ke Bareskrim Polri pada hari ini, Kamis (13/6/2024).
Hal tersebut berkaitan dengan pemeriksaan Hasto pada Senin (10/6/2024), atas dugaan korupsi berupa suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024, yang menjerat eks Caleg PDIP, Harun Masiku.
“Melaporkan oknum penyidik KPK yang bernama Rossa Purbo Bekti dan kawan-kawan atas dugaan tindak pidana perampasan kemerdekaan dan perampasan barang milik pribadi dan barang milik Pak Hasto Kristiyanto,” kata kuasa hukum Kusnadi, Petrus Selestinus di Bareskrim Polri.
Dalam pelaporan ini, pihaknya juga membawa sejumlah barang bukti, di antaranya berita acara penyitaan, berita acara penggeledahan, dan surat tanda terima barang-barang yang disita.
“Nah yang menjadi soal di sini, sekalipun ada berita acara penggeledahan dan lain-lain, penyidik Rossa Purbo Bekti ketika bertemu dengan Kusnadi tidak pernah memerkenalkan identitasnya secara lengkap, siapa dia,” tuturnya.
Menurutnya, standar kerja seorang penyidik ketika berhadapan dengan masyarakat diharuskan untuk menjelaskan identitasnya terlebih dahulu.
“Misalnya dia bilang ‘saya dari KPK, nama saya ini, pangkat saya ini, saya dapat perintah tugas dengan surat ini, untuk melakukan apa’, tapi ini oleh pihaknya tidak dijelaskan,” tukas Petrus.
Atas hal ini, dia mengungkapkan bahwa kliennya merasa dijebak ketika diajak ke suatu ruangan untuk dilakukan penggeledahan. Sebab, Kusnadi saat itu merasa diinterogasi dan diintimidasi.
“Dia sendiri kaget, dia tidak menjadi bagian dari perkara itu, kehadirannya di KPK bukan dipanggil keterangannya sebagai saksi, dia hanya karena sebagai bawahan Pak Hasto, dia dengar Pak Hasto dipanggil, dia datang ke sana untuk hadir saja, mengantar,” jelasnya.
“Tetapi sampai di sana, dia diajak ke atas dengan alasan dipanggil Pak Hasto, hanya karena mereka punya target menyita sejumlah barang yang mungkin mereka sudah pantau bahwa itu ada di tangan pak Kusnadi,” imbuhnya.
Baca Juga: KPK Tak Serius Cari Harun Masiku
Sebagai informasi, penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto. Saat melakukan pemeriksaan, KPK menyita ponsel milik Sekjen PDIP itu.
Selain ponsel milik Hasto, penyidik juga merampas ponsel Kusnadi, dan buku partai berisi catatan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









