Hadiri Konferensi Antikorupsi Internasional, KPK Dukung Kerja Sama Lintas Negara
Oktaviani | 21 Juni 2024, 12:20 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpartisipasi sebagai pembicara dalam pertemuan terbatas tingkat tinggi High-Level Meeting of Law Enforcement and Anti-Corruption Authorities on Combatting High-Level Corruption, Kamis (20/6/2024), di Vilnius, Lithuania.
Forum tertutup yang berlandaskan pada aturan Chatham House tersebut dihadiri oleh 30 delegasi tingkat tinggi dari berbagai negara dan kawasan, guna berbagi pandangan dan pengalaman terkait high-level corruption, yaitu korupsi yang dilakukan oleh pejabat tinggi negara dan pebisnis besar.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menyampaikan pandangan mengenai pentingnya komitmen bersama lintas negara dalam memberantas korupsi tingkat tinggi.
“Khususnya karena pelaku cenderung memiliki akses untuk melarikan diri atau menyembunyikan asetnya di yurisdiksi asing. Untuk memersempit ruang gerak koruptor serta memulihkan kerugian negara, perbedaan definisi korupsi antarnegara tidak seharusnya menjadi hambatan bagi penegakan hukum,” ujar Ghufron dalam keterangan resmi, Jumat (21/6/2024).
Forum tersebut menghasilkan pernyataan bersama dari perwakilan lembaga antikorupsi 25 negara dan 5 organisasi penegakan hukum internasional, yang antara lain menekankan pentingnya kerja sama internasional, peningkatan kapasitas lembaga dan personel pemberantasan korupsi, penguatan kerangka hukum dan peningkatan independensi sistem peradilan.
Para delegasi tingkat tinggi juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan whistleblower dan kolaborasi dengan masyarakat sipil dan sektor swasta dalam upaya pemberantasan korupsi.
Pertemuan tersebut diadakan di sela-sela perhelatan International Anti Corruption Conference (IACC) ke-21 yang berlangsung pada 18-21 Juni 2024 di LITEXPO.
IACC adalah forum global tentang anti-korupsi yang diselenggarakan 2 tahun sekali sejak tahun 1983, yang diikuti peserta dan pembicara dari segala unsur pemangku kepentingan pemberantasan korupsi termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta dan jurnalis.
Tahun ini, IACC ke-21 diselenggarakan oleh IACC Council dan Transparency International bekerja sama dengan Pemerintah Lithuania. Kegiatan IACC menampilkan 8 sesi pleno dengan pembicara tingkat tinggi serta lebih dari 90 sesi lokakarya tematik dengan ratusan narasumber di bidang anti-korupsi dan transparansi dari seluruh dunia.
IACC juga menampilkan event kampanye antikorupsi melalui kesenian lewat pertunjukan Films4Transparency dan Artivism Festival.
Dalam IACC ke-21, KPK juga berpartisipasi aktif dengan diwakili Direktur Anti Korupsi Badan Usaha, Aminudin dalam program Open Government Partnership (OGP) Transparency Fellowship, serta Kepala Sekretariat Deputi Pencegahan, Taryanto selaku pembicara dalam lokakarya “Corruption in Critical Mineral Supply Chain.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







