AKURAT.CO Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, resmi mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan (capim) komisi antirasuah. Pengakuan itu disampaikan Pahala saat mengisi acara Diskusi Publik: Daftar Capim KPK, Jumat (12/7/2024).
"Saya barusan komunikasi dengan teman-teman humas bahwa saya daftar jadi pimpinan," kata Pahala.
Pahala tetap menjadi pembicara dalam acara diskusi tersebut, dan mengatakan bahwa Insan KPK yang diwakilinya tidak boleh kehilangan kesempatan untuk berbincang. Dia juga mengajak semua pihak yang memenuhi kriteria untuk mengikuti jejaknya mendaftar sebagai calon pimpinan.
"Jangan cuma protes, yang di atas 50 tahun daftar segera. Urusan hasil itu cerita lain, karena KPK benar-benar butuh orang yang komit," ujar Pahala.
Baca Juga: Khofifah-Emil Resmi Didukung PPP untuk Pilgub Jatim 2024
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mendorong para deputi dan direktur di lembaga antirasuah untuk maju dalam proses seleksi capim KPK.
"Semua deputi di KPK silakan maju kalau mau," ujar Alexander seperti dikutip Akurat.co, Kamis (13/6/2024). Alexander juga mendorong seluruh pejabat KPK yang memenuhi syarat usia untuk maju dalam proses seleksi.
Wakil Ketua merangkap Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewan Pengawas KPK, Arif Satria, mengatakan 682 orang telah melakukan registrasi untuk mendaftar hingga hari ini, Jumat (12/7/2024). Dari jumlah tersebut, 107 orang mencalonkan diri sebagai pimpinan.
"Sampai dengan 12.30 WIB hari ini, yang register akun 682 orang. Pendaftar capim KPK 107 orang, pendaftar calon dewan pengawas 87 orang," kata Arif dalam webinar yang diselenggarakan KPK.
Arif yakin jumlah ini akan bertambah hingga masa pendaftaran berakhir pada 15 Juli. "Saya yakin sampai dengan 15 Juli jumlahnya akan terus meningkat," tambahnya.
Arif merinci bahwa pendaftar capim KPK mayoritas adalah laki-laki, sementara perempuan hanya dua orang. "Laki-laki 105 orang," kata Arif.
Distribusi pendaftar terbanyak berasal dari Jawa Barat dengan 28 orang, diikuti DKI Jakarta 19 orang, Jawa Timur 11 orang, Banten 10 orang, dan Jawa Tengah 6 orang.
Untuk calon Dewas KPK, perempuan lebih banyak dengan jumlah 11 orang dibandingkan laki-laki yang berjumlah 76 orang, total ada 87 pendaftar.
Pendaftaran capim dan calon Dewas KPK dibuka sejak 26 Juni secara online dan akan berakhir pada 15 Juli 2024. Selanjutnya, proses administrasi akan dilakukan pada 16-22 Juli dan hasilnya diumumkan pada 24 Juli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









