Perputaran Uang Sindikat Judi Online yang Retas Situs Pemerintah di Grogol Capai Rp170 Miliar

AKURAT.CO Polisi mengungkap perputaran uang dalam kasus judi online yang meretas situs pemerintah di salah satu unit apartemen kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mencapai Rp170 miliar.
"Dalam periode tiga bulan terakhir (sampai Juli), berdasarkan hasil pengembangan yang telah dilakukan oleh penyidik, ditemukan beberapa rekening yang berada di negara Kamboja, dengan jumlah perputaran uang sebanyak kurang lebih Rp170 miliar," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes M Syahduddi, dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (12/7/2024).
Dia mengungkapkan, para tersangka ini telah meretas kurang lebih 855 website. Mereka juga mengoptimalkan search engine optimization (SEO) agar tampilan website muncul pada halaman pertama mesin pencarian Google.
"Ketika dia muncul di halaman ataupun di halaman pertama mesin pencari Google tersebut, maka itulah yang paling sering dicari oleh para pemain-pemain judi online," tukas dia.
Baca Juga: Sindikat Judi Online Peretas Situs Pemerintah di Grogol Masuk Jaringan Kamboja
Ketika aksi ini sudah berhasil dilakukan, maka para sindikat akan menyewakan alamat situs tersebut kepada para pemain judi online di Kamboja.
“Dari hasil penyewaan tersebut, nilainya bervariasi, tergantung dari pada seberapa banyak situs tersebut dikunjungi ataupun dimainkan oleh para pemain judi online. Kisarannya antara Rp 3 juta sampai Rp 20 juta per harinya per situs yang disewakan," tutupnya.
Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan tujuh orang diduga terlibat dalam judi online yang menggunakan situs pemerintah di salah satu unit apartemen kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
"Tersangka tersebut memasarkan atau mengiklankan situs judi online dengan cara meretas dan mengubah tampilan website pemerintah maupun pendidikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan saat dihubungi wartawan, Rabu (10/7/2024).
Awalnya, polisi mengamankan enam orang dengan inisial FAF (26), AE (39), YGP (20), FH (21), GF (21) dan FAP (19) dari penggerebekan di TKP pada Kamis (4/7/2024). Tak lama kemudian, pihak kepolisian melakukan pengembangan dengan mengamankan seorang pria berinisial MHP (41) yang merupakan pemilik rekening uang hasil kejahatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








