Polri Bongkar Kasus Scam Online Jaringan Internasional, Modus Lowongan Kerja Paruh Waktu

AKURAT.CO Dirtipidsiber Bareskrim Polri, membongkar kasus scam online jaringan internasional, dengan modus lowongan pekerjaan paruh waktu yang beraksi di empat negara.
"Modus lowongan pekerjaan paruh waktu yang ditawarkan melalui beberapa platfrom media online seperti Telegram dan WhatsApp yang berisikan link login website," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (16/7/2024).
Baca Juga: Polisi Amankan Kaki Tangan WN China Pelaku Scam Online, Bertugas Sebagai Operator
Empat negara yang dijadikan lokasi kasus scam online diantaranya Indonesia, Thailand, India dan China. Selain itu, pihaknya juga telah menetapkan tiga tersangka yang mana satu diantaranya merupakan WNA.
"Pertama, tersangka inisial ZS. WNA yang berperan sebagai pimpinan kelompok online scam jaringan internasional bersama dengan rekan lainnya," katanya.
Kemudian, tersangka H yang berperan sebagai operator penipu atau scamer yang beroperasi di Dubai dan berhasil menipu WNI atas perintah ZS.
"Terakhir, tersangka inisial M merupakan warga negara Indonesia yang berperan sebagai pelaku TPPO yang menyalurkan dan mengatur pemberangkatan warga negara Indonesia untuk bekerja di Dubai secara ilegal atas perintah tersangka inisial ZS," tukasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (2) Jo Pasal 36 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau dan/atau Pasal 4 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan/atau Pasal 81 Jo Pasal 69 UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migrasi Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







