Tersangka Penganiayaan Balita Meita Irianty Masih Dirawat di RS Polri

AKURAT.CO Meita Irianty alias Tata Irianty, tersangka kasus penganiayaan balita di daycare Wensen School Indonesia di Depok, saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri, Brigjen Hariyanto, pada Minggu (4/8/2024).
"Hari ini masih dirawat di RS Polri karena keluhan kesehatan yang berkaitan dengan kehamilannya," kata Hariyanto saat dihubungi Akurat.co.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi Tata sempat menurun akibat kehamilannya, namun saat ini tidak berada dalam keadaan yang mengkhawatirkan.
Baca Juga: Ahok Bantah Sering Berkomunikasi dengan Anies Baswedan
“Tidak mengkhawatirkan. Masuk dengan keluhan pusing, mual, dan muntah karena kehamilannya," tambahnya.
Sebelumnya, Polres Depok menegaskan bahwa proses hukum dalam kasus penganiayaan balita ini tetap berjalan meskipun Tata Irianty sedang hamil.
“Tetap berjalan sesuai aturan, tidak ada perubahan," kata Arya.
Keputusan untuk membantarkan tersangka diambil berdasarkan pertimbangan medis.
“Pertimbangannya adalah jika ditahan, khawatir kesehatannya semakin memburuk atau bahkan menyebabkan kematian," jelas Arya.
Baca Juga: 12 Desainer Interior Hadirkan ‘Summer Home’ dalam The Colours of Indonesia
Meskipun kondisi kesehatan Tata tidak stabil, proses hukum tetap dilanjutkan sesuai prosedur yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








