Dua Tommy Jadi Bulan-bulanan Fitnah, Polri Perlu Dalami Motif Hoax Benny Rhamdani

AKURAT.CO Bareskrim Polri diminta mendalami motif di balik pernyataan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Mingran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, yang menggegerkan soal inisial T.
Sosok inisial T disebut sebagai pengendali judi online di Indonesia, yang kebal hukum.
Pernyataan itu disampaikan Benny Rhamdani di sela Pengukuhan Kawan Pekerja Migran Indonesia Wilayah Sumatera Utara yang berlangsung di Medan, Juli lalu.
Penyidik Polri perlu mengungkap motif untuk menemukan mens rea, termasuk mendalami kemungkinan terjadinya dugaan percobaan blackmail atau chantage di balik pernyataan itu.
Baca Juga: Kasus Haji, Cak Imin Dilaporkan ke KPK
"Kasus ini tidak boleh menguap begitu saja. Harus ada pertanggungjawabannya. Apalagi telah menimbulkan gosip liar, yang mengakibatkan sejumlah tokoh yang berinisial T menjadi korban fitnah dan trial by the press, termasuk dalam hal ini Tomy Winata dan Tommy Hermawan Lo. Jangan sampai orang-orang yang punya nama depan T tersinggung dan menggeruduk Benny," kata Direktur Political dan Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (9/8/2024).
"Jangan sampai juga pemeran film Tom and Jerry meradang," ujarnya berkelakar.
Dia menyebut, bisa saja inisial T berarti Teddy, Teguh, Tessy dan banyak orang bernama Tommy.
"Jadi, saudara Benny Rhamdani jangan sembarangan menyebut huruf awal nama," kata Jerry.
Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menyebut Benny Rhamdani yang menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura tidak membuka siapa sosok inisial T dalam dua kali pemeriksaan.
Baca Juga: Instagram Sekarang Izinkan Pengguna Membagikan Hingga 20 Slide dalam Satu Postingan
Benny Rhamdani bahkan berniat meminta maaf ke publik karena tidak mampu menjawab siapa sosok inisial T dan sudah membuat gaduh.
Pernyataan Benny Rhamdani terlanjur viral di medsos, sekaligus menimbulkan tudingan yang dialamatkan kepada pengusaha nasional Tommy Winata dan Tommy Hermawan Lo.
Media massa dan netizen keburu "menghukum" keduanya sebagai pengendali judi online di Indonesia.
Anggota Komisi III DPR dari PDIP, Trimedya Panjaitan, turut mengaku kecewa terhadap inkonsistensi Benny Rhamdani.
Baca Juga: PKB Siap Bersinergi dengan Gerindra di Pilkada Serentak 2024, Termasuk Jakarta
Untuk diketahui, Tommy Hermawan Lo adalah Komisaris PT. Kontek Aja.
Dia juga berperan besar membangun Dewa United, sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang Selatan.
Sejak didirikan pada tanggal 22 Februari 2021, klub ini akhirnya berhasil masuk promosi ke tingkat ranking tertinggi sepak bola Indonesia.
Menjadi tim baru di MPL ID S12, terjadi tatkala Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia mengumumkan kedatangan tim baru di musim ke-12, yaitu Dewa United Esports yang juga miliknya.
Dengan hadirnya Dewa United Esports itu banyak penggemar terkejut. Banyak juga yang mencari tahu sosok Tommy Hermawan Lo.
Baca Juga: Bank DKI Tambah 12 Gerai Samsat di Pusat Perbelanjaan, Bisa Bayar Pajak Sambil Shopping
Tommy Hermawan Lo sosok di balik promosi Dewa United untuk tampil di Liga 1 musim 2022/2023.
Mengakhiri musim 2021/2022 dengan menempati peringkat ketiga, Dewa United sudah memegang akses untuk debut Liga 1 2022/2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







