Ada Persoalan Hukum Dalam Aktivitas Tambang Emas Sekotong, KPK Segera Turun ke Lokasi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik persoalan hukum yang terjadi dalam aktivitas tambang emas rakyat di wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Ketua Satuan Tugas Koordinator Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria mengatakan pihaknya akan turun ke lokasi untuk mengecek terlebih dahulu persoalan pembakaran kamp tambang diduga milik tenaga kerja asing (TKA) asal China pada Sabtu malam lalu.
"Coba nanti akan kita cek ke sana. Saya kebetulan baru tahu informasi ini. Persoalan ini akan kami periksa nantinya," kata Dian, dikutip Kamis (15/8/2024).
Baca Juga: Dapat Bonus Olimpiade Paris Rp1,6 Miliar, Ini yang akan Dilakukan Gregoria Mariska Tunjung
Dalam insiden pembakaran kamp tambang yang diduga milik TKA China tersebut telah mendapat reaksi dari aparat penegak hukum di daerah itu baik TNI maupun Polri.
Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Agus Bhakti sebelumnya mengakui telah mendapat informasi perihal kejadian pembakaran kamp tambang tersebut yang berpotensi mengganggu keamanan di tengah kontestasi Pilkada Serentak 2024.
Brigjen TNI Agus Bhakti menegaskan dirinya akan menindaklanjuti persoalan ini melalui koordinasi dengan seluruh pejabat forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).
Tidak hanya itu, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol. Raden Umar Faroq juga dikabarkan sudah turun ke lokasi kejadian pada Minggu malam.
Baca Juga: KPK Sebut Pengadaan Kapal PT ASDP-Jembatan Nusantara Tak Sesuai Spesifikasi
Dari hasil turun lapangan, kini Polres Lombok Barat melakukan penyelidikan perihal aksi pembakaran kamp tambang maupun keberadaan dari TKA China yang diduga melakukan penambangan secara ilegal di kawasan tambang emas rakyat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








