Andovi dan Pandji Ngaku Dapat Pesan dari Polisi Sebelum Unjuk Rasa, Polda Metro: Tak Benar
Dwana Muhfaqdilla | 23 Agustus 2024, 19:13 WIB

AKURAT.CO Polda Metro Jaya akhirnya buka suara perihal sejumlah influencer yang mengaku mendapat pesan panggilan dari polisi sebelum berunjuk rasa dalam mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPR/MPR RI, kemarin, Kamis (22/8/2024).
Influencer yang mengaku mendapat pesan tersebut adalah Andovi da Lopez dan Pandji Pragiwaksono.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menegaskan, bahwa hal itu tidak benar.
“Sejauh ini, kalau lihat dari profilnya, dari bahasanya, itu tentunya tidak benar," kata Ade Ary kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/8/2024).
Ade Ary menjelaskan, pesan tersebut tertulis Bareskrim Polres, padahal di tingkat polres, yang ada yakni satreskrim. Oleh karenanya, jika memang benar pihak kepolisian yang mengirimkan pesan, maka tidak akan salah menuliskan.
"Kalau itu dikeluarkan oleh seorang petugas kepolisian, pasti tidak akan salah dalam menyebutkan nama kesatuan. Kemudian nomor handphonenya sama. Terus pakai akun orang lain, instansi lain,” tegas dia.
Diketahui, YouTuber, Andovi da Lopez turut turun dalam demonstrasi kawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sekaligus tolak revisi UU Pilkada di depan Gedung DPR/MPR RI.
Andovi mengklaim dirinya mendapat pesan yang mengaku sebagai polisi sebelum turun ke jalan.
"Bukan pesan dari bareskrim, bukan. Ada info dari nomor yang tidak dikenal, paling gua gak tahu, cuma scam doang gua enggak tahu," kata Andovi kepada wartawan, Kamis (22/8/2024).
Andovi menjelaskan, pesan tersebut menuding dirinya sebagai provokator untuk melakukan aksi kekerasan saat berdemonstrasi. Atas hal itu, dirinya mengaku heran.
"Gua didakwa sebagai penyebar ajakan aksi kekerasan, padahal dari tadi di sini gua nyantai. Menyemangati anggota DPR tercinta yang bisa meeting dengan sangat cepat. Hebat sekali," ujarnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








