Pegawai Ditjen Pajak di Bekasi Aniaya Istrinya, Dipicu Masalah Ekonomi

AKURAT.CO Polisi mengungkap motif dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, FAF, kepada istrinya, MAT, di Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh, mengatakan, kekerasan tersebut dipicu oleh masalah ekonomi.
"Sementara motif ekonomi, belum ada motif lainnya. dari masing-masing pihak sudah ada keterkaitannya (soal motif)," kata Audy saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/8/2024).
Baca Juga: Pegawai Ditjen Pajak Ditahan dalam Kasus KDRT: Cekcok Uang Sewa Berujung Kekerasan
Audy menjelaskan, tersangka FAF sempat diminta laporan keuangan oleh istrinya. Lantaran kesal terus didesak, FAF marah dan akhirnya melakukan kekerasan.
"Karena tersangka merasa kesal dan marah ke istrinya mungkin terkait masalah keuangan, jadi dia marah ke istrinya dan melakukan perbuatannya, tersangka sudah mengakui perbuatannya itu," jelasnya.
Terkait hasil visum psikiatrikum yang dilakukan kepada korban, polisi menemukan ada indikasi mengalami stres. Meski begitu, korban dikembalikan kepada keluarga untuk mendapatkan pendampingan.
"Hasil visum psikiatrikum itu ada indikasi mengalami stres. karena KDRT itu lah, korban sampai saat ini ada tekanan pikiran yang mengakibatkan korban stres. Itu hasil pemeriksaan," tukas Audy.
Sebelumnya, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan seorang pegawai Direktorat Jenderal Pajak berinisial FAF di Bekasi terus berlanjut.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh, menyatakan, tersangka kini telah ditahan oleh pihak kepolisian.
"Penangkapan dilakukan semalam, dan siang tadi tersangka resmi ditahan," kata Audy saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (27/8/2024).
FAF sendiri ditahan untuk 20 hari ke depan. Penyidik akan memperpanjang masa penahanannya bila masih diperlukan untuk pemberkasan dan kepentingan penyidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







