Akurat
Pemprov Sumsel

Pelaku Penyekapan Bocah di Pejaten Positif Narkoba, Halusinasi Dikejar Orang

Dwana Muhfaqdilla | 28 Oktober 2024, 16:45 WIB
Pelaku Penyekapan Bocah di Pejaten Positif Narkoba, Halusinasi Dikejar Orang

AKURAT.CO Polisi mengungkap motif seorang pria berinisial IJ (54) yang melakukan penyekapan terhadap seorang bocah di pos polisi Pejaten, Jalan Warung Jati Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengatakan, pelaku ternyata menjadikan korban sebagai tameng, lantaran ketahuan memakai sabu.

"Motifnya sebetulnya dia hanya menjadikan anak ini sebagai tameng. Karena dia memakai sabu, sudah diperiksa, dia positif pakai sabu," kata Nurma kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan.

Baca Juga: Pelaku Penyekapan Bocah Perempuan di Pospol Pejaten Teman Bisnis Orangtua Korban

Berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku telah memakai sabu selama empat hari. Pelaku pun merasa takut dan berhalusinasi dikejar orang. Namun, ketika dia melihat anak kecil, dirinya tak merasa dikejar.

"Dia berhalusinasinya bahwa dia itu dikejar orang. Tapi kalau dia lihat ada anak kecil, dia tidak jadi dikejar orang. Itu halusinasinya," ungkap dia.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis, antara lain UU Narkotika, UU Perlindungan Anak, serta UU Darurat mengenai kepemilikan dan penggunaan senjata tajam.

"Yang jelas narkoba, Undang-Undang Perlindungan Anak, dia juga kena Undang-Undang Darurat, karena dia membawa senjata, berlapis jelas," tukas Nurma.

Sebelumnya, aksi penyekapan terhadap seorang bocah perempuan terjadi di pos polisi Pejaten, tepatnya sekitar mal The Park Pejaten, Jalan Warung Jati Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2024).

Peristiwa ini diunggah oleh akun X @MilUsaid dan viral di media sosial. Terlihat pelaku penyekapan membawa senjata tajam yang ditodongkan ke leher bocah berbaju pink dan bercelana merah.

Terlihat pula arus lalu lintas sekitar lokasi sedikit macet dan kejadian ini pun menjadi perhatian sejumlah pengendara yang melintas. Sang bocah pun terlihat meringis ketakutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.