Sadar Diri, Nawawi Akui Penurunan Kepercayaan Publik Terhadap KPK

AKURAT.CO Kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan menurun, menjadi tantangan besar bagi pimpinan KPK jilid V yang masa tugasnya berakhir pada Desember tahun ini.
Hal ini disampaikan Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam pernyataannya, Selasa (10/12/2024).
“KPK sangat menyadari dinamika yang terjadi saat ini, khususnya terkait kelembagaan. Penurunan kepercayaan publik terhadap KPK menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Nawawi.
Menurut Nawawi, kepercayaan publik terhadap KPK tidak akan kembali tanpa adanya penguatan lembaga, terutama pada aspek independensi dan integritas.
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui langkah-langkah konkret.
Baca Juga: DPR Desak Mahkamah Konstitusi Tangani Gugatan Pilkada dengan Transparansi dan Netralitas
“Kami akan berusaha sekuat mungkin untuk mengembalikan kepercayaan publik melalui penguatan independensi dan integritas,” tegas Nawawi.
Dia juga menegaskan, pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen bersama dari semua elemen bangsa.
Tanpa pemberantasan yang serius, korupsi dapat menjadi ancaman yang nyata bagi hak-hak rakyat.
“Korupsi adalah ancaman yang bisa merampas hak rakyat. Pemberantasan korupsi memerlukan komitmen kita bersama, mulai dari individu hingga institusi. KPK mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus berperan aktif dalam upaya ini,” kata Nawawi.
Dia berharap pemerintah dan masyarakat dapat terus mendukung KPK dalam menciptakan lingkungan yang antikorupsi.
Dukungan tersebut, kata Nawawi, sangat penting untuk menjaga upaya pemberantasan korupsi tetap berjalan secara efektif.
Baca Juga: Saling Cinta tetapi Bukan Jodoh? Kenali 7 Tanda Kalian Tak Ditakdirkan Bersama Menurut Psikologi
"Kami membutuhkan sinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya antikorupsi," pungkas Nawawi.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa KPK masih berkomitmen menjaga fungsinya sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, meskipun tantangan dan kritik terus menghampiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








