Rieke Diah Pitaloka Diadukan ke MKD karena Dianggap Provokasi Kenaikan PPN, Pemanggilan Ditunda

AKURAT.CO Anggota DPR Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Hal ini diketahui dari beredarnya surat pemanggilan Rieke oleh MKD untuk Senin (30/12/2024).
Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, membenarkan soal surat pemanggilan tersebut.
Baca Juga: Tom Lembong Ditahan, Rieke Diah Pitaloka: Dukung Prabowo Berantas Mafia Pangan
"Iya, surat pemanggilan itu. Memang aku tanda tangan," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/12/2024).
Kendati demikian, menurut Nazaruddin, pemanggilan terhadap Rieke batal dilaksanakan Senin besok.
Sebab, banyak anggota MKD yang masih berada di daerah pemilihan untuk menjalani reses.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Minta Ronald Tannur Dicekal untuk ke Luar Negeri
"Jadi kita tunda dululah. Setelah masa sidang nanti," katanya.
Dalam surat pemanggilan tertanggal 27 Desember 2024 tertulis ditujukan kepada Rieke Diah Pitaloka dengan Nomor 743/PW.09/12/2024.
Surat ditandatangani Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam.
Surat menyebutkan bahwa pengadu bernama Alfadjri Aditia Prayoga, yang membuat aduan pada tanggal 20 Desember 2024.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Kenang Nani Wijaya: Hadir Di Saat Saya Terpuruk
Pengadu menilai Rieke melakukan pelanggaran kode etik anggota dewan.
Karena menyampaikan ajakan untuk menolak kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen.
"Karena adanya dugaan pelanggaran kode etik atas pernyataan saudara yang dalam konten yang diunggah di akun media sosial, terkait ajakan atau provokasi untuk menolak kebijakan PPN 12 persen," isi surat panggilan tersebut.
Baca Juga: 8 Tahun Menjanda, Rieke Diah Pitaloka Masih Mencari Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








