Kapolri: Satgas Saber Pungli Banyak Mengalami Peningkatan di Tahun 2024

AKURAT.CO Polri telah mengotimalkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) untuk mencegah pungli, baik oleh anggota polisi maupun pejabat lainnya.
Hal itu disampaikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) Polri yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/12/2024).
"Optimalisasi pemberantasan korupsi juga kami lakukan melalui Satgas Saber Pungli. Bersama-sama dengan kementerian/lembaga lainnya yang bertugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien," katanya.
Menurut Kapolri, atas kerja keras bersama, capaian kinerja Satgas Saber Pungli tahun 2024 banyak mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun 2023.
Baik pada kegiatan intelijen, pencegahan, penindakan, yustisi maupun penyitaan barang bukti.
Selain itu, Satgas Saber Pungli juga terus meningkatkan inovasi dengan meluncurkan Sistem Aplikasi Pengaduan Pungli (Siduli).
Baca Juga: DPR Dukung Reformasi Sistem dan Bersih-bersih KPK Terkait Pungli di Rutan
Aplikasi yang terhubung dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor serta Dumas Presisi.
"Guna memudahkan masyarakat untuk melaporkan tindakan pungli yang sudah sangat meresahkan masyarakat," ujarnya.
Kapolri mengatakan bahwa kehadiran Satgas Saber Pungli juga memiliki nilai strategis yang tinggi.
Baca Juga: Jaksa Hadirkan 11 Saksi Terkait Kasus Pungli Rutan KPK, Termasuk Azis Syamsudin
Sebab, bila pungli dilakukan terhadap pendistribusian barang pokok penting (bapokting) seperti pangan, maka akan membuat harga jual meningkat.
"Peningkatan harga jual tersebut tentunya dapat memberikan domino effect terhadap kenaikan harga barang lainnya yang sangat bergantung dengan stabilitas harga bapokting," kata Kapolri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







