Komisi IV DPR Desak Menteri KKP Ungkap Hasil Investigasi Pagar Laut

AKURAT.CO Pekan depan, Komisi IV DPR RI dijadwalkan menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.
Dalam pertemuan ini, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan, mendesak Menteri KKP untuk segera memaparkan hasil investigasi terkait kasus pagar laut di perairan Banten.
Johan menegaskan, tidak ada alasan lagi bagi Menteri Trenggono untuk menunda laporan tersebut, mengingat kesimpulan rapat sebelumnya sudah jelas meminta hasil investigasi disampaikan dalam rapat selanjutnya pada 13 Februari 2025.
"Insyaallah pada 12 atau 13 Februari, sesuai kesepakatan, Komisi IV akan kembali Raker dengan Menteri KKP," ujar Johan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Baca Juga: Ombudsman Desak Evaluasi PSN PIK 2 Milik Aguan, Dugaan Keterkaitan dengan Pagar Laut Mencuat
Johan menyebutkan, Komisi IV telah menyusun dua poin utama yang harus dilaporkan Menteri KKP dalam Raker mendatang:
1. Hasil investigasi terkait pagar laut
- KKP harus menyampaikan hasil penyelidikan mengenai pemasangan pagar laut di perairan Banten, termasuk pihak-pihak yang terlibat dan dampaknya terhadap ekosistem serta masyarakat nelayan.
2. Koordinasi lintas instansi untuk penyelesaian kasus
- KKP diperintahkan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian terkait, serta pihak berwenang lainnya guna menegakkan hukum dan memastikan tidak ada lagi pelanggaran serupa di masa depan.
"Kami meminta KKP untuk berkoordinasi dengan pemda, kementerian lain, dan instansi terkait guna menuntaskan masalah ini dan menegakkan hukum," tegasnya.
Lebih lanjut, Johan menilai kasus pagar laut ini hanya puncak dari permasalahan yang lebih besar dalam tata kelola kelautan Indonesia.
Ia menyoroti, meskipun Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang, sektor kelautan dan perikanan masih belum memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian masyarakat pesisir.
Baca Juga: Kasus Pagar Laut: Negara Harus Tegakkan Hukum, Bukan Kepentingan Pengusaha
"Ini menggambarkan betapa tidak sistemiknya kita bekerja di Republik ini. Pantas saja negara kepulauan seluas ini tidak mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi rakyat," tuturnya.
Dengan adanya desakan dari DPR, diharapkan Menteri KKP segera menuntaskan investigasi dan mengambil langkah tegas agar permasalahan pagar laut tidak terulang di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









