Hasto Kritik Penyidik KPK Rossa Purba Bekti, PDIP Akan Lapor ke Dewas

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, melontarkan kritik tajam terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rossa Purba Bekti.
Hasto menuding Rossa bertindak sewenang-wenang dan menggunakan KPK untuk kepentingan tertentu yang tidak sesuai dengan semangat pemberantasan korupsi.
“Saya bukan pejabat negara dan tidak ada kerugian negara dalam kasus ini. Namun, mengapa saudara Rossa Purba Bekti menggunakan KPK untuk kepentingan sempitnya?” ujar Hasto dalam pidato politiknya di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2025).
Hasto mempertanyakan siapa pihak yang berada di balik tindakan Rossa, yang menurutnya telah merusak kredibilitas KPK.
Baca Juga: Upgrade Siri Bertenaga AI Apple Mengalami Penundaan hingga Mei
“Saya ingin tahu, siapa yang berada di belakang Rossa? Mengapa ia berani bertindak sewenang-wenang hingga merusak institusi KPK?” tanyanya.
Meski mengkritik penyidik, Hasto menegaskan bahwa PDIP tetap mendukung KPK sebagai lembaga yang memiliki misi mulia dalam pemberantasan korupsi.
Ia juga mengingatkan, KPK didirikan oleh Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, yang juga Ketua Umum PDIP.
“Kami akan selalu mendukung KPK jika fokus pada pemberantasan korupsi yang benar, terutama kasus-kasus besar seperti ilegal logging, ilegal mining, judi online, dan narkoba, yang diduga melibatkan aparatur negara,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Tim Hukum PDIP akan mengadukan Rossa Purba Bekti ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada Rabu, 19 Februari 2025.
Hasto menyatakan keyakinannya, pimpinan KPK saat ini memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi secara adil dan sesuai aturan hukum.
Ia pun berharap Dewas KPK berani memeriksa Rossa secara independen tanpa intervensi.
Baca Juga: Meski Sudah tak Menentukan, Timnas Indonesia U-20 Diharapkan Raih Hasil Positif Lawan Yaman
"Langkah ini bukan untuk melawan KPK, tetapi justru untuk menjaga marwahnya agar kembali ke misi utama. Ini adalah dukungan nyata kami bagi KPK,” pungkas Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







