KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kalbar, Perkaranya Belum Bisa Disampaikan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus rasuah baru.
Kali ini, penyidik melakukan penggeledahan sejumlah lokasi di Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (27/4/2025).
"Benar. Penyidik KPK melakukan kegiatan penggeledahan di kabupaten pada Provinsi Kalimantan Barat," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, melalui keterangannya, Senin (28/4/2025).
Meski belum bisa disampaikan kepada publik, Tessa menyebut bahwa kasus ini sudah sampai tahap penyidikan.
Baca Juga: Intip Profil dan Perjalanan Karier Windy Idol yang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Hasbi Hasan
KPK menegaskan kasus ini bukan operasi tangkap tangan (OTT).
Perkaranya diusut berdasarkan laporan masyarakat kemudian berkembang ke penyelidikan dan berakhir pada penyidikan.
"Bukan (OTT. Sprindik baru," ujar Tessa.
KPK meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui perkembangan perkara terbaru ini.
Saat ini, penyidik masih mencari barang bukti untuk kebutuhan penyidikan.
"Untuk detail perkara dan yang lainnya akan disampaikan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan," jelas Tessa.
Baca Juga: Selain Motor Royal Enfield, KPK Sita Mobil Mercy Lawas hingga Pajero Milik Ridwan Kamil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








